Di Pulau Jawa Melambung

Harga Beras di Padang Cenderung Turun

AI Mangindo Kayo | Jumat, 06-03-2015 | 10:01 WIB | 2360 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Harga Beras di Padang Cenderung Turun<p>Pedagang beras di Pasar Ulak Karang, Padang, Sumbar sepi pembeli walau harga cenderung turun dibandi

VALORAnews - Harga beras di Kota Padang, turun sebesar Rp2 ribu per gantang dibandingkan harga sebelumnya. Sementara, secara nasional, harga beras cenderung naik sehingga Presiden RI Joko Widodo memastikan, akan menurunkan harga dalam rentang dua minggu ke depan.

"Penurunan harga beras di Padang, lebih disebabkan adanya panen serentak di daerah-daerah sentra penghasil beras di Sumbar. Sehingga, persediaan beras melimpah," ungkap seorang pedagang beras di Pasar Raya, Padang, Sumatera Barat, Wandi, beberapa saat lalu.

Menurut Wandi, beras jenis Mundam Pulau, Mundam Muarolabuh ataupun Sokan yang biasanya Rp20 ribu per gantang, pada perdagangan hari ini turun jadi Rp17 ribu per gantang. Untuk beras kualitas super, jenis Sokan Solok, yang biasanya dijual Rp24 ribu per gantang, sekarang malah dijual dengan harga Rp22 ribu per gantang.


Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Devi. Menurutnya, arga beras di padang tidak tergantung pada harga beras di Pulau Jawa. Penyebabnya, pasokan beras berasal dari dalam provinsi Sumatera Barat juga seperti Pariaman, Solok, Bukittinggi dan Muaro Labuh Solsel.

Selain itu, terangnya, selera masyarakat Padang juga berbeda dengan warga di Pulau Jawa. "Kalau masyarakat di Jawa menyukai beras Cianjur yang pulen (bergetah seperti beras ketan-red), sedangkan masyarakat kita tidak suka," terangnya.

"Raso makan katan wak kalau makn nasi dari bareh jawa tu," timpal Umi Udah, salah seorang konsumen yang sempat ditanyai. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya