Harimau Sumatera Tewas Ditombak Warga

AI Mangindo Kayo | Senin, 15-06-2015 | 17:02 WIB | 3617 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Harimau Sumatera Tewas Ditombak Warga<p>Seekor harimau dikafani warga Nagari Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas, Pessel, Minggu (14/6/2015), usai tewas diujung tombak warga yang mencoba mengusirnya. (Lelek/valoranews)

VALORAnews - Seekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae), mati di ujung tombak warga Nagari Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas, Pessel, Minggu (14/6/2015). Penombakan terjadi, setelah Inyiak Balang --sebutan harimau oleh masyarakat Minang— itu mengamuk sekitar pukul 19.30 WIB, usai warga mencoba mengusirnya dari pemukiman.

"Sejumlah warga langsung berinisiatif mengusir harimau itu begitu memasuki kampung. Ada sebagian warga yang melempari harimau itu dengan batu dan benda lainnya, hingga akhirnya harimau itu mengamuk," ungkap Wali Nagari Taratak Tampatih, IV Koto Mudiek, Zaimal, Senin (15/6/2015).

Dikatakan Zaimal, harimau memasuki Nagari Taratak Tampatih, juga terjadi setahun lalu. Saat itu, harimau tersebut juga mengamuk setelah diusir warga hingga akhirnya juga tewas. "Kejadian kali ini, harimau ini juga melukai seorang warga setempat, Wahyudi (26) saat diusir. Dia mengalami luka akibat cakaran di bagian betis hingga dilarikan ke Puskesmas Batang Kapas," terang Zaimal.


Diperkirakan Zaimal, harimau yang masuk kampung kali ini, masih satu keturunan dengan harimau yang datang setahun lalu. Pada 2 Mei 2015, harimau juga memasuki Nagari Pelanggai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir hingga akhirnya harimau tersebut meninggal akibat masuk jerat babi milik warga.

Sementara, Kapolsek Batang Kapas, AKP Yuzman membenarkan, soal harimau yang turun ke pemukiman warga di Kenagarian Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas.

"Dibantu warga, harimau dibawa ke rumah salah seorang warga untuk dimandikan dan dikafani. Pada pukul 01.30 WIB, harimau sumatera itu dikubur di pekarangan rumah salah seorang warga. Kita tidak bisa pastikan, apa penyebab harimau tersebut bisa turun kepemukiman warga," tutur AKP Yuzman. (lek)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Pesisir Selatan lainnya