Kecamatan Harau Luncurkan 'Klinik Keuangan'

AI Mangindo Kayo | Jumat, 16-06-2017 | 20:36 WIB | 191 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Kecamatan Harau Luncurkan 'Klinik Keuangan'<p>Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, meresmikan Klinik Keuangan Desa di kantor camat setempat, Jalan Raya Tanjuang Pati, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Kamis (15/6/2017). (humas)

VALORAnews - Guna mengatasi permasalahan keuangan yang ada di nagari, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Kecamatan Harau meluncurkan inovasi unik bernama 'Klinik Keuangan Desa/nagari.'

Peluncuran ini dilakukan langsung Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, di kantor camat setempat, Jalan Raya Tanjuang Pati, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Kamis (15/6/2017).

Pada kesempatan itu, ikut hadir, Ketua Bamus se kabupaten Limapuluh Kota, Camat, Wali Nagari, Wali Jorong, kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta pendamping nagari dan para undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Camat Harau, Deki Yusman memaparkan, klinik Keuangan Nagari/Desa merupakan suatu wadah yang bertujuan untuk menampung aspirasi aparatur nagari supaya admintrasi di nagari berjalan lancar, sehingga pembangunan dan pemberdayaan nagari dapat dilaksanakan dengan efisien dan tepat sasaran.

"Klinik ini merupakan wadah yang terbentuk dari rancangan pendamping desa, PLD yang bertujuan untuk menerima aspirasi dari perangkat nagari, bendaharawan, sekertaris nagari, wali nagari itu sendiri supaya terciptanya pembangunan nagari yang bersih, efisien dan tepat sasaran," ujarnya.

Deki menambahkan, klinik ini sebelumnya sudah bernah berjalan dengan nama Bengkel Dana Desa, namun atas usulan bupati bengkel ini diubah namanya menjadi klinik keuangan Nagari/Desa.

Dikesempatan itu, Deki juga berterimakasih kepada Nagari di Kecamatan Harau, pendamping desa karena dari 11 Nagari di Harau hampir 92% sudah mulai melakukan pencairan dana nagari.

Sementara, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan, mengapresiasi terobosan yang telah diciptakan Kecamatan Harau ini.

Menurutnya, dengan adanya klinik ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan ilmu tentang keuangan desa dan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Nagari-nagari yang ada.

"Kita harap dengan adanya klinik ini, segala urusan tentang keuangan desa dapat terselesaikan dan dapat dipertangung jawabkan, serta mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada dinagari," ujar Irfendi.

Dikesempatan itu, Irfendi Arbi juga memerintahkan Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, untuk dapat mengaplikasikan inovasi Klinik keuangan Nagari/Desa ini di Kecamatannya.

"Semoga dengan adanya klinik-klinik ini, dapat mewujudkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel dan tertib demi kemajuan Kabupaten Limapuluh Kota," pungkas Irfendi

Sementara itu, Wali Nagari Lubuak Batingkok, Yon Elvi Dt Pangulu Bosa selaku perwakilan 79 nagari di Limapuluh Kota mengatakan, dengan adanya klnik ini, nagari-nagari yang ada, tidak perlu ragu lagi terkait dengan permasalahan dana-dana di nagari.

"Sekarang sudah ada klinik yang akan mengobati kita di nagari, jadi jika ada permasalah di nagari silakan laporkan ke kantor kecamatan, agar dicarikan solusi yang tepat," ajaknya.

Sayangnya, yang terjadi selama ini di lapangan akibat kurang singkronnya antara Bamus, Sekretaris, dan perangkat Nagari sehingga terciptalah pemicu-pemicu permasalahan di nagari. Untuk itu, dirinya mengajak semua perangkat nagari kedepan lebih bersatu, sehingga dapat mewujudkan kabupaten ke arah yang lebih baik. (rls/kyo)

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Lima Puluh Kota lainnya