Walikota Padang I'itikaf di Masjid Agung Nurul Iman

AI Mangindo Kayo | Minggu, 18-06-2017 | 22:43 WIB | 243 klik | Kota Padang
<p>Walikota Padang I'itikaf di Masjid Agung Nurul Iman<p>Wako Padang, Mahyeldi Dt Marajo santap sahur bersama peserta i'tikaf lainnya di Masjid Agung Nurul Iman, Minggu (18/6/2017). (humas)

VALORAnews - Sepuluh malam terakhir Ramadan 1438 H, dimanfaatkan Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Minggu (18/6) sekira pukul 01.00 WIB, dia melaksanakan i'tikaf di Masjid Agung Nurul Iman.

Begitu turun dari kendaraan dinasnya, dengan mengenakan peci, jas hitam dan sarung, Mahyeldi langsung berbaur bersama peserta i'tikaf di masjid itu. Dia menyalami setiap peserta yang sedang mengaji.

Mahyeldi kemudian melaksanakan shalat qiyamu lail. Setelah itu, mengambil al Quran dan duduk membacanya di syaf depan. Mahyeldi tampak serius dan khusyuk membaca al Quran. Mahyeldi juga tampak berzikir.


Kehadiran Mahyeldi di Masjid Agung Nurul Iman, semakin menambah semangat peserta i'tikaf. Pada malam itu peserta i'tikaf cukup ramai dari hari sebelumnya. Tercatat, sebanyak 75 orang beri'tikaf malam itu.

Cukup lama Mahyeldi berzikir dan mengaji. Semuanya khusyuk beribadah. Hingga akhirnya waktu makan sahur tiba. Seluruh peserta menikmati makan sahur bersama. Begitu halnya dengan Mahyeldi.

Setelah imsak, seluruh peserta i'itikaf melaksanakan shalat subuh berjamaah. Mahyeldi juga sempat menyampaikan tausyiahnya di depan peserta i'itikaf.

Dalam tausyiahnya, Mahyeldi menyampaikan bahwa 10 hari terakhir Ramadhan, paling tinggi nilai ibadahnya di mata Allah. Karena itu, Mahyeldi mengajak seluruh warganya untuk mempertahankan dan meningkatkan cara beribadah agar tidak sia-sia.

"Mari kita beri'itikaf dengan khusyuk," ajak Mahyeldi.

Seluruh peserta nampak kagum dengan ibadah yang dilakukan Walikota Padang. Meski agenda kerjanya cukup padat, namun Walikota masih menyempatkan dirinya beribadah di masjid.

"Inilah pemimpin yang mau bersama (warganya)," ujar Am, peserta i'tikaf.

Usai mengaji, shalat, berzikir dan beribadah, Mahyeldi kemudian meninggalkan masjid. Mahyeldi keluar dari masjid di waktu syuru'. (rls/vri)

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya