Irfendi Minta Tidak Kikir Berikan Honor Guru Mengaji

AI Mangindo Kayo | Senin, 19-06-2017 | 17:01 WIB | 145 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Irfendi Minta Tidak Kikir Berikan Honor Guru Mengaji<p>Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi menghadiahi siswa dengan al Quran karena bisa menjawab pertanyaan yang diajukannya pada kegiatan safari Ramadhan di Masjid Mukhlisin Jorong Batu Balabuah I, Kenagarian Sungai Naniang, Kecamatan Bukik Barisan, Jumat (16/6/2017). (humas)

VALORAnews - Untuk membayar biaya kursus bahasa Inggris, bahasa Indonesia, matematika dan lainnya hingga ratusan ribu rupiah sanggup. Kenapa buat membayar honor guru mengaji puluhan ribu saja terasa berat.

Padahal, guru mengaji itu sangat berperan dalam mewujudkan generasi yang cerdas, beriman dan bertaqwa, berakhlakul karimah serta pandai membaca dan memahami al Quran.

Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya pada acara safari Ramadhan di Masjid Mukhlisin Jorong Batu Balabuah I, Kenagarian Sungai Naniang, Kecamatan Bukik Barisan, Jumat (16/6/2017).


"Salah satu prioritas kita adalah pembangunan agama dan pembentukan generasi Islami yang cerdas, beriman dan bertaqwa, berakhlakul karimah serta pandai membaca dan memahami al Quran. Karenanya, kita harus memberikan perhatian serius terhadap guru mengaji," ungkap Irfendi.

Perhatian itu, kata Irfendi, salah satunya dalam bentuk pemberian honor yang lebih layak. Sebab, selama ini honor guru mengaji itu relatif kecil dan tidak bisa diharapkan buat menutupi kebutuhan sehari-hari.

"Sebagai bentuk perhatian terhadap para guru mengaji tersebut, tahun lalu Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota membagikan honor bagi guru mengaji dan garin masjid dengan total dana Rp2,1 miliar lebih. Pemberian honor ini merupakan bentuk kehadiran dan perhatian pemerintah daerah pada sektor pendidikan keagamaan yang berkarakter budaya Minangkabau dengan filosofi adat basandi sarak, sarak basandi Kitabullah," ujar Irfendi.

Dikatakan, guru mengaji telah membina dan mendidik generasi secara intelektual, spiritual dan emosional, untuk itu sepatutnya berbagai pihak termasuk para orang tua ikut mengakomodir honor tenaga pengajar bidang keagamaan tersebut.

"Mari kita bersama-sama memberikan tambahan insentif bagi guru mengaji yang telah mengajarkan anak kita baca tulis al Quran. Jangan pernah kita berpikir kikir terhadap guru mengaji tersebut," ingat Irfendi.

Sebelumnya, Wali Nagari Sungai Naniang, Penyul Hasni dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada bupati yang telah merealisir pembagian honor bagi para guru mengaji. Ia juga mengaku sangat gembira dan berterimakasih karena bupati telah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah buat pengalihan jalan di ruas Aia Masin yang sudah beberapa kali terban dan putus total.

"Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati Irfendi Arbi yang telah mengalokasikan dana sebesar Rp6,5 miliar buat pembangunan jalan alternatif buat pengganti jalan Aia Masin yang sudah beberapa kali terban," ungkap Penyul yang diamini masyarakat.

Pada kunjungan safari Ramadhan itu, bupati Irfendi juga menyerahkan bantuan dana bagi masjid sebesar Rp10 juta, serta menghadiahi sejumlah al Quran dan uang bagi para siswa yang mampu menjawab pertanyaan bupati seputar Agama Islam dan Pancasila. Ikut hadir dalam rombongan itu, Polres Limapuluh Kota dan sejumlah kepala OPD. (rls/kyo)

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Lima Puluh Kota lainnya