Gala Desa 2017, Dwijayanto: Padang dengan Peserta Terbanyak di Indonesia

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 29-07-2017 | 22:48 WIB | 177 klik | Kota Padang
<p>Gala Desa 2017, Dwijayanto: Padang dengan Peserta Terbanyak di Indonesia<p>Wako Padang, Mahyeldi dt Marajo melakukan tendangan perdana, pada pertandingan sepak bola yang dimainkan dalam laga Gala Desa 2017, Sabtu (29/7/2017) di GOR Agus Salim Padang. (humas)

VALORAnews - Kementerian Pemuda dan Olahraga menggelar "Gala Desa 2017" di sejumlah daerah. Termasuk di Kota Padang. Bertempat di halaman parkir Stadion H Agus Salim Padang, Sabtu (29/7/2017), Gala Desa 2017 ditabuh. Program milik Kementerian Pemuda dan Olahraga ini dibuka Asisten Deputi Kemenpora, Dwijayanto Sarosa Putra.

Dwijayanto Sarosa Putra dalam pidatonya menyebut, dari sekian banyak daerah di Indonesia yang menggelar "Gala Desa 2017", hanya Padang yang memiliki jumlah peserta terbanyak. Ini memperlihatkan tingginya animo warga Padang yang ingin sehat lewat berolahraga.

"Dari 136 titik tempat dilangsungkannya Gala Desa, di sini pesertanya paling banyak," ungkapnya pagi itu.


Kegiatan 'Gala Desa 2017' di Padang mempertandingkan enam cabang olahraga. Seperti sepak bola, bulutangkis, tenis meja, takraw, volli serta atletik. Sebanyak 1.000 peserta ikut berpartisipasi. Mereka berasal dari 104 kelurahan yang ada di Padang.

Dwijayanto Sarosa Putra menyebut, daerah pelaksana "Gala Desa 2017" akan dinilai. Daerah tersukses akan diberi penghargaan pada puncak peringatan Haornas, September mendatang.

Menurut Dwijayanto Sarosa Putra, kegiatan "Gala Desa 2017" merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat di desa maupun kota, untuk kembali berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai gaya hidup.

Dengan rajin berolahraga, menurut Dwijayanto Sarosa Putra, akan membuat seseorang sehat, bugar, ceria, serta gembira.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kota Padang yang telah melaksanakan kegiatan ini," sebutnya.

Sementara, Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo menyebut, olahraga sudah hampir jadi gaya hidup masyarakat Kota Padang. Ini terbukti dengan selalu penuh dan ramainya Gelanggang Olah Raga (GOR) H. Agus Salim setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu).

Mahyeldi menyebut, saat ini pihaknya terus mencoba meningkatkan fasilitas dan sarana di GOR H. Agus Salim. Sebab, Mahyeldi tak ingin generasi mudanya sakit. Sebab, jika banyak yang sakit tentu akan menambah pengeluaran negara untuk kesehatan.

"Kalau ananda semua sehat, tentu biaya kesehatan berkurang, dengan begitu tentu kita bisa membangun GOR yang representatif," tukas Mahyeldi di depan seluruh peserta.

Dia sempat menyinggung tentang rencana Kota Padang membangun kompleks olahraga representatif. Padang, bahkan telah menyiapkan lahan seluas 50 hektare. Namun hingga kini masih terkendala dana untuk pembangunan.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Azwin menuturkan, Gala Desa 2017 di Padang digelar mulai 29 Juli hingga 3 September 2017. Kegiatan ini merupakan agenda dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui ajakan "Ayo Olahraga."

"Ayo Olahraga dalam program Gala Desa bersifat kompetisi yang dikemas secara profesional dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Sehingga, program ini berdampak secara masif dan mengena di berbagai segmen masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam berolahraga, baik secara individu atau kelompok," jelasnya. (rls/vri)

Berita Sport lainnya
Berita Kota Padang lainnya