Mau Buka Usaha Takut Gagal, Ayo Ikuti Workshop SBM

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 05-08-2017 | 20:48 WIB | 382 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Mau Buka Usaha Takut Gagal, Ayo Ikuti Workshop SBM<p>Ketua OIM Indonesia Wilayah Sumbar, Dedi Vitra Johor. (istimewa)

VALORAnews - Pendiri One in 20 Movement (OIM) Indonesia, Budi Satria Isman, akan berbagi ilmu tentang tata cara mengelola sebuah usaha --bagi pemula maupun pelaku UMKM--, bersama peserta Smart Bussiness Map (SBM) pada 16-17 September 2017 di Plaza Telkom, Jl KH Ahmad Dahlan, Padang. Iven berbagi pengetahuan tentang menjadikan sebuah usaha jadi berskala besar ini, hanya untuk 50 orang peserta saja.

Sebagai sebuah gerakan sosial, OIM Indonesia fokus pada penularan virus wirausaha kepada para pelaku UMKM maupun calon pengusaha yang masih belum menentukan core business-nya. OIM Indonesia juga berupaya menjadikan wirausahawan, tidak mengalami proses jatuh bangun secara berulang.

"Jika seorang wirausahawan itu tahu ilmunya, maka proses jatuh bangun itu bisa dihindari. Workshop selama dua hari ini, akan mengajarkan para wirausahawan cara mengenali potensi bisnis yang akan digeluti sehingga tidak perlu trial by error dulu," terang Ketua OIM Indonesia Wilayah Sumbar, Dedi Vitra Johor kepada wartawan, Sabtu (5/8/2017).


Dikatakan Dedi, SBM ini hanya digelar 1 kali dalam setahun di setiap provinsi penyelenggara. Pesertanya dibatasi untuk 50 orang untuk setiap kalinya. "Untuk Sumbar, pelatihan SBM ini sudah yang kelima kalinya digelar. Sudah ada 200 orang alumninya yang bergerak di berbagai bidang usaha," ungkap Dedi.

Di antara usaha alumni SBM Indonesia Wilayah Sumbar yakni Rendang Coga, IventMu, Rendang Hj Mai, Salaria (Sala Lauk yang dikemas lebih baik dari aslinya), Valo Car Care (usaha cuci mobil tanpa air) dan banyak lainnya.

"SBM telah digelar di Kota Pekanbaru, Bandung, Jakarta, Surabaya, Denpasar dan hari ini di Banda Aceh. Selanjutnya akan digelar di Padang. Kontribusi bagi setiap peserta sebesar Rp750 ribu dengan workshop selama dua hari dan coaching business selama 8 kali pertemuan selama dua bulan," terang Dedi.

Ditambahkan Sekretaris OIM Sumbar, Rustam Effendi, masyarakat ekonomi Asean (MEA) sudah setahun lebih berjalan. Kemudian, pada 2021, era perdagangan bebas (Free Trade) juga diberlakukan di Indonesia. "Jika wirausahawan kita tidak bersiap diri, tentu akan tergilas arus globalisasi," terangnya.

"Presiden Joko Widodo telah mencanangkan ekonomi kerakyatan dengan fokus pada ekonomi kreatif. Ini merupakan bagian Nawa Cita Jokowi. OIM Indonesia ikut berkontribusi dalam menumbuhkan pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif ini," terang Rustam yang juga Ketua Badan Pelaksana Wilayah SPI Sumbar itu.

Ditambahkan Dedi, di awal pelaksanaannya dulu, pelatihan SBM ini dibanderol senilai Rp3 juta hingga Rp6 juga (tergantung lama penyelenggaraan). "Saat ini hanya Rp750 ribu selama dua ditambah mentor yang telah berhasil dengan usahanya yang siap berbagi ilmu dengan calon peserta. Nilai sebanyak itu rasanya tak sebanding dengan ilmu yang bakal didapat," terang Dedi.

Bagi calon peserta yang berminat, bisa menghubungi Dilla melalui SMS/WA 081275958000.

Siapa Budi Satria Iman

Budi Satria Iman merupakan putra Prof Dr Jakub Isman, Rektor di IKIP Padang (sekarang Universitas Negeri Padang) periode 1973-1982. Pria kelahiran Sungai Penuh, Kerinci, Jambi, 23 Maret 1962 ini, lebih dikenal sebagai profesional dan ekonom. Namun, dia lebih disebut orang sebagai seorang Angel Investor, Pengusaha dan Pelatih Eksekutif (Executive Coach).

Mantan CEO/Presiden Director PT Sari Husada, produsen susu anak-anak SGM (sekarang bagian dari perusahaan Danone, Perancis-red) ini, kemudian banting stir dengan fokus menjalankan usaha sendiri sebagai CEO/Presiden Direktur PT Mikro Investindo Utama yang berfokus untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Budi pernah bekerja sebagai Direktur Group Coca-Cola Amatil Indonesia selama 11 tahun, pernah juga bekerja di dua perusahaan minyak dunia yaitu Shell Oil dan Mobil Oil, baik di Amerika Serikat maupun di Indonesia. Pada tahun 2011 sempat membantu sebuah perusahaan Asuransi Jiwa sebagai Direktur Penjualan & Distribusi di PT Avrist Assurance.

Setelah banting stir jadi wirausaha, waktu Budi Satria Isman lebih banyak dihabiskan jadi penasehat perusahaan dan pegiat sosial melalui Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Mandiri atau lebih dikenal ProIndonesia dan gerakan wirausaha Onein20Movement (OIM).

Onein20 Movement adalah sebuah Gerakan Nasional Wirausaha yang diprakarsai oleh para Relawan Wirausaha yang tergabung dalam Yayasan Pro Indonesia. Onein20 Movement bertujuan menaikkelaskan wirausaha Indonesia untuk siap menghadapi pasara Global.

Program ini adalah program akselerasi bagi UMKM dengan metode inkubasi yang disertai pelatihan , pendampingan serta akses permodalan, serta akses pasar. Kegiatan Onein20 Movement meliputi Business Coach Training adalah Training mencetak Pendamping Wirausaha disetiap daerah, Smart Business Map Workshop adalah workshop untuk pelaku usaha disetiap daerah.

Kemudian, Business Coaching adalah pendampingan usaha bagi peserta workshop selama 2 Bulan, Business Pitching adalah Presentasi Business Plan didepan juri dan investor yang bertujuan menentukan Bisnis terbaik didaerah. (kyo)

Berita Bisnis lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya