Randai Rantak Salapan Bikin Hendri Arnis Tertawa Terpingkal-pingkal

AI Mangindo Kayo | Kamis, 10-08-2017 | 02:27 WIB | 143 klik | Kota Padang Panjang
<p>Randai Rantak Salapan Bikin Hendri Arnis Tertawa Terpingkal-pingkal<p>Walikota Padangpanjang, Hendri Arnis tersenyum penuh arti usai menyaksikan penampilan Randai Rantak Salapan dari Sanggar Situp, awal pekan ini. (humas)

VALORAnews - Aktivitas seni dan budaya di Kota Padangpanjang kembali mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah. Kali ini Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Acara Festival Seni Tradisional Minangkabau dengan tema "Baretong di Hari Tarang" dengan melibatkan Sanggar Kesenian Situpo, milik Pemuda Kelurahan Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Padangpanjang, Hendri Arnis, BPNB Provinsi Sumbar Suarman, ketua DPRD Kota Padangpanjang Novi Hendri dan kepala OPD dilingkungan Kota Padangpanjang serta Camat dan Lurah setempat, yang diselenggarakan di dekat Mesjid Asasi Kota Padang Panjang, Minggu (6/8/2017).

Hendri Arnis yang dari awal telah memberikan apresiasi penuh terhadap pelestarian budaya, merasa sangat bangga terhadap generasi muda yang sukses mengadakan acara ini. Bahkan selingan dalam sambutannya menyempatkan diri mengenal satu persatu pemuda dan pemudi yang jadi anggota sanggar.


"Ini pemuda-pemudi yang tampil apakah semuanya berasal dari anak-anak Sigando atau dari daerah luar," spontan pertanyaan Hendri Arnis yang sangat bangga setelah melihat penampilan anak-anak sanggar Situpo.

Hendri Arnis juga memberikan dukungan penuh terhadap ibu-ibu yang membawa "Dulang" dimana dulang ini adalah sebuah simbol untuk penyeragaman budaya.

Di samping itu, Hendri Arnis juga menantang Ibu-Ibu untuk membuat makanan "cangkuak" yang mana dibuat sebesar dan sepanjang Nagari Gunuang.

"Mana ibu-ibu yang sanggup membuat "cangkuak" sepanjang Nagari Gunuang ini",? Serentak bersorak ibu-ibu berteriak "Sanggup pak kami sanggup".

Jikalau sanggup, "Mari kita dapatkan rekor Muri untuk cangkuak ini," tutup Hendri Arnis.

Suarman dalam sambutannya mengatakan, festival kali ini dilaksanakan demi kembalinya tingkat kesadaran masyarakat akan budaya lokal, dengan internalisasi nilai-nilai budaya dan pembangunan pariwisata berbasis sejarah kebudayaan.

Sementara, Novi Hendri memberikan semangat yang mana daerah Sigando ini terkenal dengan "angker", mari kita angkat "Angker Situpo sampai ke berbagai media-media". Novi Hendri juga berharap Sanggar Situpo ini membangun anak nagari yang berkualitas.

Akhir acara pemuda-pemudi Sanggar Situpo menutup dengan menampilkan "Randai Rantak Salapan" yang membuat semua penonton bahkan Hendri Arnis tertawa terbahak-bahak. (rls/bri)

Berita Ranah lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya