Kunker Peningkatan Kompetensi Wartawan

Solsel Pelajari Pengelolaan Potensi Pariwisata ke Purwakarta

AI Mangindo Kayo | Kamis, 10-08-2017 | 21:32 WIB | 214 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Solsel Pelajari Pengelolaan Potensi Pariwisata ke Purwakarta<p>Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi saat kunjungan kerja bersama jurnalistik ke Kabupaten Purwakarta, Kamis (10/8/2017). (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Dinilai berhasil dalam pengembangan serta pengelolaan pariwisata. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat belajar ke Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Kamis (10/8/2017).

Rombongan Pemkab Solok Selatan ke Purwakarta ini dipimpin Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria bersama Asisten III Administrasi Umum, Yul Amri, Kabag Humas, Firdaus Firman, Kabid Destinasi Wisata, Elia Nora beserta sejumlah awak media yang bertugas di Solok Selatan.

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria mengatakan, Pemkab Solok Selatan mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang diberikan oleh Pemkab Purwakarta. Kedatangan ini, disambut Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dan sejumlah pimpinan OPD.


"Sebenarnya, saya sudah memiliki keinginan dari dulu ingin ke sini untuk bisa belajar dari Pemkab Purwakarta dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata," katanya.

Dia mengatakan, Purwakarta dinilai berhasil dalam membuat terobosan besar dalam pengembangan destinasi wisatanya. Hal ini terlihat dari tingginya kunjungan wisata ke kabupaten ini. Salah satu terobosan yang spektakuler yakni pembuatan air mancur menari dan masih banyak lagi.

"Sementara, kita di Solsel memiliki potensi pariwisata yang banyak tetapi belum terkelola dengan baik sehingga perlu belajar ke Purwakarta untuk pengelolaannya," katanya.

Menurutnya, pengembangan ekonomi Solok Selatan fokus ke Infrastruktur yang menuju ke Pariwisata. Solok Selatan punya potensi pariwisata seperti tradisi budaya dan alam yang memadai.

Kepala Bappeda Purwakarta, Tri Hartono mengatakan, pada 2008 Purwakarta fokus pembangunan infrastruktur jalan hingga ke pelosok.

"Ternyata dengan infrastruktur yang bagus hingga ke pelosok membawa dampak positif pada Parawisata," katanya.

Menurutnya, setiap malam minggu pengunjung air mancur saja mencapai 15ribu-20ribu orang dan itu sebagian besar pengunjung dari luar Purwakarta.

Purwakarta merupakan salah satu Kabupaten terkecil di Jabar dengan 950 ribu jumlah penduduk, 17 Kecamatan dan 183 desa. Pada awalnya pendapatan utama masyarakat Purwakarta juga sebagai petani tetapi sekarang beralih ke industri pengolahan.

"Sekarang pertanian cuma nomor tiga setelah industri pengolahan dan perdagangan sumber pendapatan utama masyarakat," ujarnya.

Sementara, Dedi Mulyadi mengatakan, dirinya sangat tertarik peda destinasi yang ada di Solok Selatan. Rata-rata destinasi yang ada telah dibentuk oleh alam. Kemudian, peninggalan budaya yang tak biasa.

"Saya janji akan berkunjung ke Solok Selatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini," katanya. (dky)

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya