Dua Mahasiswa Indonesia yang Ditahan di Mesir Dijadwalkan Sampai Jakarta Sabtu Siang

AI Mangindo Kayo | Jumat, 01-09-2017 | 16:48 WIB | 237 klik | Nasional
<p>Dua Mahasiswa Indonesia yang Ditahan di Mesir Dijadwalkan Sampai Jakarta Sabtu Siang<p>Dua orang mahasiswa asal Limapuluh Kota, Sumbar, saat dikunjungi istri Dubes RI di Mesir, ibu Dewi Ria Latifa, pekan lalu. (istimewa)

VALORAnews - Kedua orang mahasiswa Indonesia yang ditahan Kepolisian Aga, Provinsi Dhakaliyah, Mesir, Muhammad Hadi dan Nurul Islam Elfis, akan dipulangkan ke Indonesia tepat pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (1/9/2017) ini.

Pada 30 Agustus 2017, KBRI Cairo menerima informasi dari Kantor Pusat Imigrasi Mesir, bahwa Pemerintah Mesir menyetujui pemulangan kedua mahasiswa Indonesia yang ditahan itu ke Indonesia. Biaya pemulangan ditanggung KBRI.

"Alhamdulillah, kedua mahasiswa tersebut disetujui untuk dipulangkan. In Sya Allah, mereka akan tiba di Tanah Air, Sabtu (2/9/2017) ini," kata Dubes RI untuk Mesir, Helmy Fauzi dalam siaran pers yang diterima.


Sebelumnya, pada 27 Agustus 2017, bertempat di Istana Kepresidenan, Duta Besar RI Cairo telah bertemu dengan Penasehat Presiden Bidang Keamanan Nasional, Mr Faiza Abou el-Naga. Pada kesempatan tersebut, selain membicarakan hubungan bilateral RI-Mesir, Duta Besar RI Cairo meminta perhatian dan bantuan Kantor Penasehat Presiden untuk dapat menyelesaikan kasus penahanan dua mahasiswa Universitas Al-Azhar asal Indonesia yang ditahan aparat keamanan Mesir sejak 1 Agustus 2017.

Setelah memperoleh konfirmasi deportasi tersebut, KBRI segera melakukan perubahan/pemesanan tiket kembali untuk kepulangan kedua mahasiswa tersebut dan mendapatkan jadwal penerbangan tercepat pada 1 September 2017 dengan rute sebagai berikut, dari Cairo ke Abu Dhabi pada 1 September 2017 dengan pesawat Etihad EY 654 dengan jadwal berangkat 13:10 dan sampai di Abu Dhabi 18:55.

Kemudian, dari Abu Dhabi ke Singapura dengan pesawat EY 470 dengan waktu keberangkatan 1 September 2017 pukul 22:15 dan sampai diperkirakan waktu 09:55 + 1. Kemudian, dari Singapura ke Jakarta pada 2 September 2017 dengan pesawat EY 8156 dengan waktu keberangkatan 12:20 dan sampai 13.10 WIB.

Pada 29 Agustus 2017, istri Duta Besar RI Cairo, Dwi Ria Latifa didampingi Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Cairo, telah mengunjungi kedua mahasiswa Indonesia yang ditahan di Kantor Kepolisian Aga, guna melihat langsung kondisi kedua WNI tersebut.

Keduanya meminta dan mengupayakan perlakuan yang layak dari aparat keamanan terhadap mereka selama berada di dalam tahanan serta memberikan bantuan berupa pakaian, makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Helmy Fauzi sempat berbicara melalui telepon dengan kedua mahasiswa yang ditahan ini dan menanyakan kondisi kesehatan mereka. Kedua mahasiswa tersebut menyampaikan, mereka tidak pernah mengalami kekerasan fisik yang dilakukan aparat keamanan dan berada dalam keadaan sehat. (rls/kyo)

emzalmi-desri
Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya