Juara II Nasional, Batu Akik Karyawan Semen Padang Ditawar Rp100 Juta

AI Mangindo Kayo | Rabu, 01-07-2015 | 09:46 WIB | 4191 klik | Kota Padang
<p>Juara II Nasional, Batu Akik Karyawan Semen Padang Ditawar Rp100 Juta<p>Karyawan PT Semen Padang, Ferdy Dinardo, memamerkan piala Juara II dalam The Final Battle Grand Prix of Indonesia Gemstones President Cup. Acara yang digagas Majalah Indonesia Gemstone ini, digelar di Balai Kartini, Jakarta, 21-28 Juni 2015. (istimewa)

VALORAnews - Batu Akik motif Pictorial Agate Badar milik karyawan PT Semen Padang, Ferdy Dinardo, berhasil meraih Juara II dalam The Final Battle Grand Prix of Indonesia Gemstones President Cup. Acara yang digagas Majalah Indonesia Gemstone ini, digelar di Balai Kartini, Jakarta, 21-28 Juni 2015.

Atas anugerah juara dua itu, Ferdy mendapatkan trophi beserta piagam dari penyelenggara dan uang tunai. Kelas Batu Akiak bergambar ini, untuk jawaranya direbut pengrajin asal Garut. Selain lomba akik, Grand Final Champ of the Champ Indonesia GemStone Piala Presiden ini, panitia juga menggelar pameran batu akik.

"Balai Kartini adalah puncaknya, sehingga kontes ini diikuti oleh juara kontes batu akik se-Indonesia yang digelar oleh Indonesia GemStone (IGS)," ujar Ferdy, Selasa (30/6/2015) di Padang.


Panitia lomba mempertandingkan 30 kategori. Di antaranya chalcedony (red, green, yellow, purple, white, dan blue), Indocrase Aceh, Bacan (small, medium dan large), Pandan, Unik Antik atau kelas bebas, Kalimaya, Pictorial Agate Badar dan kategori lainnya.

Unsur yang dinilai pada lomba ini adalah colour (warna), clarity (kejernihan), size (ukuran), kristal, fenomena, keserasian gagang dan klep air atau giwang.

Diakui Ferdy, batu motif pemandangan dengan jenis akiak pemandangan, adalah karya telaten anak Padang sendiri. "Batu itu punya motif kekuatan skill. Karena nilai seni pengrajin, bisa membuatnya berarti. Allhamdulillah, berhasil dapat nomor di Indonesian Gemstone Jakarta kemarin itu," ujar Ferdy didampingi Rico.

Ferdy yakin, banyak akik bergambar di Sumbar. Ini potensi untuk mengasah skill dan seni. "Batu akik tidak sekadar batu cincin, ada banyak model membuatnya sehingga jadi bernilai lebih dan mahal," ujar Ferdy.

Bahkan dengan meraih juara dua saja, Akiak bergambar Ferdy ditawar kolektor Jakarta dengan penawaran puluhan juta rupiah. "Ya, ditawar Rp75 juta hingga Rp100 juta, tapi belum mau saya lepas. Karena, batu akik bergambar sulit dinilai dengan rupiah," ujar Ferdy. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Kota Padang lainnya