Seorang Korban Hercules A-1310 Berasal dari Tanahdatar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 01-07-2015 | 10:09 WIB | 4233 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Seorang Korban Hercules A-1310 Berasal dari Tanahdatar<p>Foto kenangan Kapt Nav Riri Setiawan bersama istri tercinta, dr Mega Senja. (istimewa)

VALORAnews -- Salah seorang crew pesawat Hercules A-1310 yang jatuh sekitar 5 kilometer dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, Selasa (30/6/2015), Kapten Riri Setiawan, adalah perwira berdarah Minang. Dia merupakan putra Batusangkar.

"Almarhum adalah kebanggaan kita, karena beliau lulus AAU setelah lulus SMA di Batusangkar pada 2002 lalu. Semoga penumpang dan korban lainnya, diterima di sisi-NYA, Aamiin Aamiin YRA," ungkap mantan Bupati Tanahdatar, Masriadi Martunus, beberapa saat lalu.

Diberitakan, pesawat Hercules TNI Angkatan Udara, jatuh di kawasan permukiman di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015) siang. Ketika itu, pesawat akan berangkat menuju Tanjung Pinang dan mengangkut logistik.


Masriadi Martunus juga menyatakan belasungkawanya pada keluarga almarhum. "Semnoga diterima disisi-NYA dan diampuni seluruh dosa serta keluarga yang ditinggal, ikhlas dan tabah hendaknya, aamiin YRA," ucap Masriadi Martunus. (Baca: Kapten Nav Riri Setiawan Alumnus SMAN 1 Batusangkar)

Berikut daftar nama-nama personel/prajurit yang ikut menjadi korban yang diperoleh dari laman resmi TNI AU, tni-au.mil.id

Daftar Awak pesawat /crew A-1310

I. Penerbang I

Kapten Pnb Sandhy Permanan

II. Penerbang II

1. Lettu Pnb Pandu setiawan

2. Dian Sukma P

III. Navigator

Kapten Nav Riri Setiawan

IV. Juru Radio udara

Serma Bambang.H.

V. Juru mesin udara

1. Peltu Ibnu Kohar

2. Pelda andik S.

3. Pelda Parijo

VI. Loud Master

1. Peltu Ngaleman

2. PeltuYahya, K

3. Pelda Agus P

4. Prada Alvian

Kepada wartawan, juru bicara TNI AU, Marsekal Pertama Dwi Badarmanto mengatakan, pesawat itu terbang untuk mengantar logistik, dengan tujuan Tanjung Pinang. Pesawat lepas landas pukul 11.48 WIB, namun dua menit kemudian pesawat mengalami masalah.

"Pilot meminta RTB (return to base, kembali ke landasan). Lalu pesawat meminta berbelok ke kanan, namun jatuh sebelum mendapat kontak dengan (Lanud) Medan APP," demikian disebutkan dalam keterangan awal kepada wartawan. TNI AU masih menyelidiki apa penyebab kecelakaan itu. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya