Normalisasi Batang Sumpur Dikeluhkan ke Ketua DPRD Sumbar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 01-07-2015 | 17:43 WIB | 2395 klik | Kab. Pasaman
<p>Normalisasi Batang Sumpur Dikeluhkan ke Ketua DPRD Sumbar<p>Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim (kiri) menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta bagi pengurus Masjid Raya Padang Sarai, Jorong Padang Sarai, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuak Sikapiang, Pasaman, Selasa (30/6/2015). (istimewa)

VALORAnews -- Jemaah Masjid Raya Padang Sarai, Jorong Padang Sarai, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuak Sikapiang, Pasaman, Selasa (30/6/2015) mengeluhkan penanganan Batang Sumpur yang masih terbengkalai. Karena, setiap kali hujan lebat, ancaman banjir selalu mengintai warga.

"Setiap kali hujan turun, kami selalu was-was karena luapan Batang Sumpur bisa mencapai satu meter. Normalisasi memang telah dilakukan Pemkab Pasaman namun sekarang terhenti," ungkap Beri (34), salah seorang jemaah.

Ditambahkan Bupati Pasaman, Benny utama, luapan Batang Sumpur juga menyebabkan padi warga yang akan dipanen rusak. "Kami sangat berharap proyek normalisasi Batang Sumpur dapat dilanjutkan," tambah Bupati Pasaman, Benny Utama, yang ikut menyambut rombongan safari Ramadhan Pemprov Sumbar yang dipimpin Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim, Selasa malam.


Dikatakan Benny, normalisasi sudah berjalan sejak dua tahun lalu, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk keperluan pertanian maupun untuk penanganan banjir. Sejak dua tahun terakhir sudah dilakukan penanganan oleh Pemprov, sehingga masyarakat sudah terhindar dari banjir dan airnya bisa dimanfaatkan untuk pengairan.

"Walaupun demikian, masyarakat berharap proyek normalisasi Batang Sumpur ini bisa dituntaskan," kata Benny Utama.

Sementara, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim menegaskan, penanganan Batang Sumpur akan diupayakan untuk terus dilanjutkan. Jika anggaran memungkinkan, akan diusahakan bisa dianggarkan pada perubahan APBD Sumbar 2015.

"DPRD akan berupaya mendorong percepatan penanganan Batang Sumpur karena sangat vital bagi masyarakat. Kalau memungkinkan, pada perubahan APBD 2015 akan diupayakan untuk dianggarkan," kata Hendra. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Pasaman lainnya