Dua Oil Bom Dikerahkan Atasi Tumpahan Minyak Sawit di Telukbayur

AI Mangindo Kayo | Jumat, 29-09-2017 | 11:11 WIB | 141 klik | Kota Padang
<p>Dua Oil Bom Dikerahkan Atasi Tumpahan Minyak Sawit di Telukbayur<p>Tumpahan minyak sawit mentah milik PT Wira Inno Mas tampak membeku di pinggir pantai di kawasan Telukbayur, Kamis (28/9/2017) sore. (vebi rikiyanto/valoranews)

VALORnews -- PT Pelindo memasang oil bom, guna mencegah tumpahan minyak sawit mentah milik PT Wira Inno Mas melebar jauh di perairan Telukbayur. Diperkirakan, sedikitnya 50 ton minyak sawit mentah tumpah ke laut akibat pecahnya salah satu sambungan pipa di salah satu tangki penyimpanan perusahaan eksportir minyak sawit itu.

"Kami sudah menggunakan dua buah oil bom, agar tumpahan tidak meluas dan mengganggu aktivitas nelayan maupun pelabuhan," terang Humas PT Pelindo, M Taufik, Kamis (28/9/2017).

Oil Bom adalah alat yang digunakan untuk melokalisir atau mengurung tumpahan minyak di air. "Kita juga belum bisa memastikan penyebab pasti kebocoran tersebut," terang Taufik. (Baca: Minyak Sawit Genangi Perairan Teluk Bayur, Gunawan: Tak Akan Cemari Laut)


Pantauan, masyarakat dan nelayan setempat, nampak ikut membantu membersihkan perairan yang tercemar tumpahan minyak sawit mentah itu, dengan cara memasukan tumpahan yang sudah membeku tersebut kedalam plastik lalu membawanya ke pinggir.

Pihak kepolisian kawasan pelabuhan KP3 juga masih melakukan penyelidikan penyebab kebocoran tersebut. (Baca: Perairan Laut Teluk Bayur Tercemar Tumpahan Minyak Sawit)

"Kita masih menyelidiki penyebabnya. Apakah ada kelalaian atau karena alatnya yang sudah tua. Tapi, saat ini kebocoran sudah bisa diatasi tinggal membersihkan sisa tumpahan," ujar Kepala KP3 Telukbayur, AKP Joko Hendro Lesmono. (vri)

Berita Bisnis lainnya
Berita Kota Padang lainnya