Proses Sandar Kapal Mulai Terganggu

Tumpahan CPO Meluas hingga Pelabuhan Telukbayur

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 30-09-2017 | 10:47 WIB | 71 klik | Kota Padang
<p>Tumpahan CPO Meluas hingga Pelabuhan Telukbayur<p>Tumpahan CPO di perairan Telukbayur yang telah mengeras, usai bocornya tangki penyimpanan PT Wira Ino Mas, Kamis lalu. (humas)

VALORAnews - Humas PT Pelindo II Telukbayur, Muhammad Taufik menyebutkan, tumpahnya CPO dari salah satu tangki timbun milik PT Wira Inno Mas (WIM) ke perairan laut Teluk Bayur, Padang, sejak Kamis (28/9/2017), telah mendekati dermaga pelabuhan Teluk Bayur. Dia juga mengakui, perusahaan itu salah satu mitra kerjanya.

"Langkah awal kami mengantisipasi agar tumpahan minyak sawit yang masih mentah itu, yakni memasang dua unit oil boom yang masing-masing satu unit panjangnya sekitar 250 meter. Jadi secara keseluruhan lokasi yang kami lokalisir mencapai 500 meter," kata Taufik, Jumat (29/9/2017).

Upaya melokalisir tumpahan minyak mentah itu, terangnya, untuk memberikan tempat bagi kapal yang akan sandar. Sebab, tumpahan minyak itu sudah ada yang sampai ke dermaga. "Makanya harus dikeluarkan (tumpahan minyak yang telah membeku-red) segera, supaya kapal bisa sandar," kata Taufik.


Berdasarkan laporan masyarakat sekitar, tumpahan itu mulai tampak memenuhi perairan laut sekitar pukul 10.00 WIB pada Kamis itu. Mengatasi tumpahan minyak yang sudah membeku di perairan itu, dilakukan nelayan setempat dengan mengantonginya dengan kantong plastik lalu membuangnya ke tepi. (rls/vri)

emzalmi-desri
Berita Bisnis lainnya
Berita Kota Padang lainnya