Mantri Hewan Jual Bangkai Sapi

AI Mangindo Kayo | Minggu, 01-10-2017 | 07:53 WIB | 254 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Mantri Hewan Jual Bangkai Sapi<p>Polisi bersama masyarakat saat melakukan penguburan bangkai sapi yang akan dijual oleh oknum mantri hewan sebagai daging konsumsi. (humas)

VALORAnews - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, berhasil menggagalkan peredaran daging bangkai sapi untuk di konsumsi Sabtu, (30/9/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.

Diduga, pelaku AP (38) warga Jorong Sungai Aro Aia Angek, Nagari Pakan Raba'a merupakan seorang mantri hewan pada Dinas Pertanian Solok Selatan.

Dari informasi yang dirangkum, peristiwa itu berhasil dibongkar oleh jajaran personil Polsek KPGD, diJorong Batu Kulambai, Nagari Pakan Rabaa Tengah, berkat adanya informasi dari masyarakat.


Selain itu, pelaku juga telah dicurigai pernah melakukan penjualan daging bangkai sapi pada sebelumnya.

Berbekal informasi tersebut, Jajaran Polsek KPGD langsung bergerak menuju lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Alahasil, pelaku bersama dua temannya beserta satu unit mobil dan barang bukti bangkai sapi ditemukan dilokasi.

Kapolsek KPGD, AKP Hanwel mengatakan, selain AP,turut diamankan sebuahmobil pikap merek Suzuki BA 8478 YN. Kemudian,juga memeriksa AS (38) yang bekerja sebagai sopir mobil tersebut, dan seorang temannya AS berinisial YS (38).

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, daging bangkai sapi itu akan dijual ke Padangdengan harga Rp85.000 per kilogram untuk dikonsumsi.

"Ini merupakan upaya kedua dari AP menjual daging bangkai sapi. Upaya pertamanya berhasil dilakukan pada 2015 lalu," ujarnya.

Upaya AP untuk kedua kalinya itu terbongkar setelah polisimenemukan surat kesehatan hewan palsu yang berisi daging itu layak dikonsumsi.

"Surat ini berbeda dengan keterangan pelaku pada awalnyabahwa bangkai sapi tersebut akan dibawa ke kebun binatang di Bukittinggi untuk dijadikan makanan hewan," tuturnya.

Dari pemeriksaan lebih lanjut, pelaku baru mengakui bahwa surat tersebut dibuat dan ditandatanganinya sendiri.

"Kita masih mendalami kasus ini, termasuk akan meminta keterangan dari instansi tempatnya bertugas," katanya.

Sementara, barang bukti dan pelaku saat ini masih diamankan di Polsek KPGD untuk proses lebih lanjut. (dky)

Berita Bisnis lainnya
Berita Kab. Pesisir Selatan lainnya