Irfendi Arbi Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan

AI Mangindo Kayo | Rabu, 11-10-2017 | 17:14 WIB | 138 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Irfendi Arbi Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan<p>Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi menerima award dari Kementrian Keuangan yang diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara Cabang Bukittinggi, Iwan Hanafi, di rumah dinas bupati, Labuah Basilang, Rabu (11/10/2017) pagi. (humas)

VALORAnews - Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi kembali mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari pemerintah pusat. Penghargaan khusus itu diserahkan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, kepada Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota atas raihan prestasi gemilang bidang pengelolaan keuangan daerah.

Pemkab Limapuluh Kota, berhasil meraih Penghargaan Capaian Standar Tertinggi dari Menteri Keuangan, dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Pemerintah Tahun Anggaran 2016. Penghargaan ini diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara Cabang Bukittinggi, Iwan Hanafi kepada Irfendi Arbi, di rumah dinas bupati, Labuah Basilang, Rabu (11/10/2017) pagi.

Iwan Hanafi mengungkapkan, dirinya diberi tugas secara khusus oleh Menteri Keuangan untuk menyerahkan secara langsung piagam penghargaan atas prestasi tertinggi dalam bidang pengelolaan keuangan negara itu ke Irfendi Arbi.


"Kami jajaran Kemenkeu RI mengucapkan terimakasih dan selamat kepada bupati beserta jajarannya dalam pencapai standar tertinggi. Kami merasa terhormat dapat bertemu bupati di sini, bupati yang telah berjuang mewujudkan laporan keuangan menjadi lebih baik di kabupaten Limapuluh Kota," ujarnya.

Dikatakan, penghargaan ini didapatkan, wujud kesungguhan dan integritas Pemerintahan kabupaten Limapuluh Kota dibidang pengelolaan keuangan dan aset daerah. "BPK RI beberapa waktu lalu telah memberikan penilaian terhadap laporan keuangan tahun anggaran 2016 kepada Pemkab Limapuluh Kota dengan opini yang paling tinggi, yaitu WTP," terangnya.

"Opini itu merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan," tambahnya.

Pada 2016 lalu, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Limapuluh Kota kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. "Ini capaian yang luar biasa, Limapuluh Kota berturut-turut mendapatkan WTP," ungkapnya.

Ia menambahkan, upaya mempertahankan WTP inilah yang menjadikan Kementerian Keuangan menghargainya dengan memberikan penghargaan. Sebab bukan hal mudah mempertahankan WTP yang telah diperoleh sebelumnya.

Untuk itu, pihaknya mengapresiasi pencapain yang didapat bupati selama ini, hingga meraih opini WTP yang sebelumnya bertahun-tahun belum pernah diraih kabupaten Limapuluh Kota. "Kita tahu perjuangan yang dimotori bupati ini tidak mudah, namun berkat kerja keras bersama jajaran akhirnya kabupaten Limapuluh Kota berhasil meraih opini WTP berturut-turut," terangnya.

"Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini, mudah-mudahan prestasi yang diraih bisa dipertahankan kembali untuk tahun-tahun berikutnya," pungkasnya.

Sementara, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi ketika dimintai komentarnya mengatakan apresiasi dan rasa bangganya atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan RI tersebut.

"Alhamdullillah, kita mendapatkan penghargaan capaian standar tertinggi. Sebelumnya, kita juga mendapatkan penghargaan dari UGM sebagai kabupaten terbaik kedua di Sumatera, karena berhasil menerapakan tranparansi keuangan daerah," sebutnya.

Menurut Irfendi, penghargaan ini tidak terlepas dari peran serta dan keterlibatan berbagai pihak dalam melakukan pembenahan. Prestasi ini bukanlah akhir dari komitmen untuk terus membenahi pengelolaan keuangan daerah.

"Ini adalah awal dalam menata pengelolaan keuangan lebih baik lagi. Kita akan tetap berkomitmen akan terus berupaya mempertahankan opini WTP untuk tahun-tahun berikutnya, ini suatu keharusan dan tradisi bagi pengelolaan akuntabilitas keuangan di Pemkab Limapuluh Kota," tambah dia.

Semoga penghargaan yang diperoleh dari pemerintah pusat melalui menteri keuangan ini dapat semakin memacu semangat dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempertahankan WTP yang telah diperoleh selama Dua tahun berturut-turut.

"Dengan dukungan seluruh ASN dan OPD, akhirnya WTP dapat kita peroleh. Semoga opini WTP ini dapat kembali diperoleh di tahun berikutnya," jelasnya. (rls/kyo)

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Pesisir Selatan lainnya