Pembangunan di Padang Barat jadi Etalase Kota

AI Mangindo Kayo | Rabu, 11-10-2017 | 17:20 WIB | 122 klik | Kota Padang
<p>Pembangunan di Padang Barat jadi Etalase Kota<p>Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo memberikan arahan pada ketua RT dan RW di kecamatan Padang Barat, Selasa (11/10/2017). (humas)

VALORAnews - Pembenahan Pantai Padang sebagai obyek wisata keluarga, membutuhkan dukungan masyarakat. Termasuk revitalisasi Pasar Raya dan pembenahan drainase yang masih dalam proses semua akan dituntaskan sampai 2018 nanti.

Hal ini diakui Walikota Padang, Mahyeldi Dt. Marajo saat bertemu tokoh masyarakat yang terdiri dari Ketua RT dan Ketua RW se-Kecamatan Padang Barat, Selasa (11/10/2017).

"Banyak pembangunan yang dilaksanakan di Padang Barat. Semua ini membutuhkan dukungan masyarakat," ujar Mahyeldi.


Seiring penataan kawasan wisata, kata Mahyeldi, Pemko juga mengupayakan meningkatkan kunjungan. Upaya itu dilakukan dengan membawa kegiatan-kegiatan besar bertaraf nasional dan internasional di Kota Padang.

Menurut Mahyeldi, semakin banyak event yang digelar, praktis Kota Padang semakin ramai sehingga berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat.

"Prinsip berdagang tentunya di tempat orang ramai. Ada dua cara, meramaikan orang ke tempat kita atau membawa dagangan ke tempat keramaian," ucap Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyerahkan dana operasional bagi 230 ketua RT dan 65 ketua RW se-Kecamatan Padang Barat. Bantuan operasional tersebut meskipun tidak berjumlah besar, namun diharapkan dapat menunjang kegiatan dalam mengurus masyarakat.

"Dana ini hanya sekadar pengganti pembeli tinta pena dan printer," sebutnya.

Sementara, Camat Padang Barat, Eri Senjaya mengatakan, dukungan warga Padang Barat terhadap program-program Pemko Padang, sejauh ini terlihat dari hasil penataan pedagang di pantai dan pasar raya. Tanpa dukungan masyarakat melalui pendekatan tokoh masyarakat dan lurah, tentunya program tersebut tidak akan berjalan.

"Warga dan tokoh masyarakat, terlihat mendukung program melalui kegiatan yang telah dilaksnakan, seperti penataan pedagang," kata Eri.

Selain program fisik, Eri menambahkan, program penguatan keluarga dan kemasyarakatan lainnya yang berjalan juga berkat dukungan masyarakat. Termasuk program penguatan keluarga yang masih 'hangat' yaitu Gerakan 1821.

"Gerakan 1821 ini akan didukung melalui komitmen yang ditandatangani tokoh masyarakat. Kita akan sosialisasikan lebih masiv dan dibuat percontohan di tingkat RT ataupun kelompok Dasawisma," tukuknya. (rls/vri)

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya