Diversifikasi Produk Olahan Jagung Dikenalkan ke IKM Solsel

AI Mangindo Kayo | Kamis, 12-10-2017 | 17:14 WIB | 278 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Diversifikasi Produk Olahan Jagung Dikenalkan ke IKM Solsel<p>Peserta pelatihan diservikasi produk olahan jagung di BPTP Solok, berfoto bersama saat pelatihan beberapa waktu lalu. (humas)

VALORAnews - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Solok Selatan, berikan pembekalan diversifikasi produk olahan Jagung kepada Kelompok Tani (Keltan) dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang tersebar di daerah itu. Kegiatan ini, merupakan salah satu upaya meningkatkan perekonomian petani Jagung.

"Pembekalan dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Solok. Dimana bahan dasar jagung bisa diolah menjadi tepung, mie kering jagung, susu jagung, tortila dan aneka produk kue basah berbahan dasar jagung. Kegiatan dilakukan dari tanggal 3- 7 Oktober 2017 lalu," kata Kabid Industri Disperindagkop dan UKM, Widia.

Dia mengatakan, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani tersebut dikarenakan selama ini para petani jagung hanya memanfaatkan penjualan secara upilan dengan harga yang relatif murah.


"Apabila produk jagung tersebut bisa diolah menjadi produk yang bernilai jual dan berkualitas tentunya mampu mendorong perekonomian petani. Semoga dengan adanya pelatihan ini mampu membuka wawasan petani untuk mengembangkan usaha yang bernilai ekonomis," katanya.

Saat ini dipasaran, lanjut Widia, harga jagung upilan hanya berkisar Rp2.700/kg sampai Rp 3.400/kg.

"Untuk pelatihan pemberdayaan IKM dan petani setidaknya pada 2017 telah dianggarkan sekitar Rp100 juta. Kedepan, kita juga akan upayakan memberikan bantuan alat produksi pengolahan sehingga bisa lebih termanfaatkan sebagai penunjang peningkatan produksi. Tapi, akan dievaluasi terlebih dahulu mana pelaku usaha yang betul-betul serius," pungksanya. (rls)

emzalmi-desri
Berita Bisnis lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya