Bawaslu: Pemutakhiran Data Pemilih Penting Diawasi

AI Mangindo Kayo | Jumat, 27-03-2015 | 17:30 WIB | 1389 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Bawaslu: Pemutakhiran Data Pemilih Penting Diawasi<p>Ketua Bawaslu Sumbar, Elly Yanti saat memberikan paparan dalam kegiatan sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang melibatkan sejumlah mitra strategis Bawaslu Sumbar di Hotel Basko,

VALORAnews - Ketua Bawaslu Sumbar, Elly Yanti menyampaikan, pengawasan partisipatif merupakan strategi pengawasan pemilu kepala daerah (pilkada) yang melibatkan masyarakat dalam hal ini para pemuda, organisasi mahasiswa/pemuda dan lainnya.

"Strategi ini dilakukan dalam rangka mendorong secara aktif peran masyarakat untuk melakukan pengawasan pilkada serentak nanti," sebut Elly dalam kegiatan sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang melibatkan sejumlah mitra strategis Bawaslu Sumbar di Hotel Basko, Padang, Jumat (27/3/2015).

Dia menambahkan, meski dalam UU 8/2015, Bawaslu menempatkan satu pengawas di setiap TPS, namun begitu pihaknya tetap mengharapkan peran masyarakat untuk mengawasi juga pelaksanaan pilkada.


Diungkapkan Elly, keberadaan pengawas pemilu, sejatinya hanya ada di tiga negara yakni Ekuador, Tunisia dan Indonesia. Fungsi serta keberadaan pengawas pemilu itu, tidak saja bertugas saat proses pemilihan suara saja. Tapi juga mengawasi pelaksanaan tahapan pilkada lainnya seperti memantau pendataan pemilih hingga memantau/mengawasi tingkat penggunaan hak memilih masyarakat.

"Sejauh ini, tingkat penggunaan hak memilih masyarakat kita masih rendah. Persoalannya karena masyarakat tidak memahami atau tidak mengetahui tahapan pilkada, sehingga mereka kurang menyadari pentingnya hak konstitusi mereka dalam pilkada," terang Elly Yanti.

Menurut Elly, tahapan pendataan pemilih yang dilakukan KPU menjadi salah satu pengawas ketat Bawaslu. Tidak menutup fakta banyak kesalahan terjadi saat pendataan pemilih tersebut. Misalnya masih terdatanya anggota TNI/Polri untuk bisa ikut memilih.

"Hal lainnya kuat munculnya manipulasi data pemilih, padahal pemilih itu tidak terdaftar pada TPS yang ada. Makanya melalui sosialisasi yang digelar hari ini, kami menginginkan pengawasan melekat secara bersama para penyelenggaran pilkada dan masyarakat sehingga hasil pilkada nanti bisa lebih berkualitas dan berjalan aman," kata Elly Yanti. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya