Mahyeldi dan Emzalmi Optimistis dengan Hasil Pemeriksaan Kesehatan

AI Mangindo Kayo | Kamis, 11-01-2018 | 17:38 WIB | 131 klik | Kota Padang
<p>Mahyeldi dan Emzalmi Optimistis dengan Hasil Pemeriksaan Kesehatan<p>Calon kepala daerah di empat daerah di Sumbar yang menggelar pemilihan serentak 2018, mengikuti test psikologi yang digelar di RSUP M Djamil, Padang, Kamis (11/1/2018). (mangindo kayo/valoranews)

VALORAnews - Pemeriksaan kesehatan bakal calon walikota dan wakil walikota Padang pada pemilihan serentak 2018, hanya diikuti dua pasangan calon yang merupakan usulan gabungan partai politik.

Sedangkan bakal calon dari jalur perseorangan, Syamsuar Syam-Misliza, tidak datang ke lokasi pemeriksaan di RSUP M Djamil, seiring ditolaknya pendaftaran dia oleh KPU Padang, Kamis (11/1/2017) dinihari.

"Pemeriksaannya menyeluruh. Tinggal satu ujian lagi setelah istirahat siang ini yakni test psikologi," ungkap Balon Walikota Padang, Mahyeldi disela-sela pemeriksaan.


Hal senada juga dikatakan Balon Walikota Padang, Emzalmi. "Saya optimis hasil pemeriksaan kesehatan ini akan bagus. Test gula darah, urine, THT dan lainnya. Semuanya tahapan pemeriksaan kesehatan yang ada semacam general checkup, saya jalani dengan baik," ungkap Emzalmi.

Pada pemilihan serantak 2018 ini, Mahyeldi dan Emzalmi yang merupakan pasangan walikota dan wakil walikota Padang 2013-2018, memilih untuk bersimpang jalan, demi meraih asa jadi pemimpin Kota Padang periode 2018-2023.

Mahyeldi kemudian berpasangan dengan Hendri Septa yang merupakan ketua DPD PAN Padang. Duet dengan akronim lanjutkan ini diusulkan PKS dan PAN.

Sementara, Emzalmi memilih berpasangan dengan Desri Ayunda, mantan calon walikota Padang dari jalur perseorangan pada pemilihan walikota Padang 2013 lalu.

Duet birokrat dan profesional ini diusulkan gabungan tujuh partai politik yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PPP, PDI Perjuangan dan PKB. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya