Ratusan Honorer K-2 Solsel Minta Diangkat jadi PNS

AI Mangindo Kayo | Kamis, 12-01-2018 | 22:26 WIB | 100 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Ratusan Honorer K-2 Solsel Minta Diangkat jadi PNS<p>Ratusan pegawai honorer K2 saat mendatangi DPRD, Kamis (11/1/2018). Kedatangan mereka untuk meminta dukungan agar mereka diusulkan menjadi PNS. (humas)

VALORAnews - Ratusan Pegawai Honorer kategori dua (K2) di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, datangi gedung DPRD, Kamis (11/1/2018). Kedatangan mereka, meminta dukungan para wakil rakyat agar diprioritaskan diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Forum Pegawai Honorer K2 Solok Selatan, Yulsal Efendi mengatakan, kedatangan para pegawai honoter ini untunmenindaklanjuti surat edaran dari Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) No. 002/SE/DPN-ADKASI/I/2018.

"Kami kemarin telah berkomunikasi dengan ketua DPRD Solok Selatan dan meminta kami untuk berkumpul ke DPRD hari ini," ujarnya.


Menurutnya, agar DPRD bisa memberikan dukungan sepenuhnya agar para pegawai honorer ini bisa diangkat menjadi PNS.

"Kami berharap ada dukungan mulai dari kabupaten, provinsi dan pusat," ujarnya.

Jumlah pegawai honorer K2 di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Solok 612 orang yang tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, sekitar 30 persen berprofesi sebagai guru.

Para pegawai honorer itu mulai mengabdi sejak 2004/2005. Menurutnya seluruh pegawai honorer K2 itu masih aktif bekerja hingga kini.

Bahkan, ada pegawai honorer K2 yang telah menjadi guru sejak 2002, sebelum kabupaten itu bergabung dengan Kabupaten Solok.

Adanya dukungan daerah ADKASI ini, ia berharap pemerintah pusat mempertimbangkan dan memprioritaskan pegawai honores K2 dalam penerimaan CPNS.

Sementara itu, DPRD Solok Selatan, segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) sebagai dukungan perjuangan pegawai honorer K2.

"DPRD sudah membentuk Pansus tentang pengangkatan kategori I dan sekarang mereka sudah jadi PNS," kata Ketua DPRD Solok Selatan, Sidik Ilyas.

Menurutnya, sudah beberapa tahun ini pemerintah moratorium penerimaan ASN baru dan jasa tenaga honorer selama itu sangat diandalkan.

Oleh sebab itu, sudah selayaknya para pegawai honorer diangkat jadi PNS dan pihaknya akan terus membantu dan memantau perkembangannya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

emzalmi-desri
Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya