Pandemi Covid19 Lumpuhkan Sektor Riil

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Merosot ke Angka 2 Persen

AI Mangindo Kayo | Rabu, 29-04-2020 | 18:59 WIB | 226 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Merosot ke Angka 2 Persen<p>Kepala Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama. (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Wahyu Purnama menilai, pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid19) akan menimbulkan berbagai efek negatif terhadap perkembangan ekonomi daerah. Salah satunya, akan memicu penurunan pertumbuhan ekonomi (PE).

"Angka PE Sumbar diprediksi sekitar 2 persen, dengan asumsi masalah Covid19 dapat selesai pada Juni atau Juli tahun ini," ujar Wahyu di Padang, Rabu (29/4/2020).

Sebelumnya, terang dia, BI memperkirakan BI Sumbar berada dikisaran 5 persen. Menurut Wahyu, penurunan PE ini akibat banyaknya sektor riil yang terhenti akibat pandemi ini terutama sektor pariwisata yang jadi andalan daerah.


Untuk mengembalikan ekonomi ke level sama, menurut Wahyu, tergantung seberapa besar dana yang akan dikeluarkan pemerintah dalam mendorong kembali perekonomian.

Recovery UMKM, menurut Wahyu, juga akan jadi salah satu faktor pendorong percepatan perbaikan perekonomian daerah.

"Sektor pariwisata yang mencakupi banyak bidang seperti kuliner, transportasi, akomodasi (hotel dan lainnya), souvenir maupun UMKM berbasis ekspor, merupakan sektor yang paling merasakan dampak dari pandemi Covid19," terangnya.

"Saat ini, beberapa UMKM binaan BI sudah memproduksi masker non medis dan APD. Kita berharap, pandemi ini segera berakhir sehingga perekonomian cepat pulih kembali," pungkas Wahyu. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya