Pemko Padang dan Fakultas Kedokteran Unand Bentuk Kongsi Covid19 Berbasis RT

AI Mangindo Kayo | Kamis, 11-06-2020 | 17:32 WIB | 113 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Pemko Padang dan Fakultas Kedokteran Unand Bentuk Kongsi Covid19 Berbasis RT<p>Wako Padang, Mahyeldi foto bersama dengan civitas akademika Fakultas Kedokteran Unand, usai membuka acara Pendampingan Implementasi Kongsi Covid19 di Aula Pertemuan Kantor Lurah Mata Air, Kamis (11/6/2020). (humas)

VALORAnews - Pemko Padang menginisiasi dibentuknya Kongsi Covid19 berbasis RT atau RW. Program ini dikerjasamakan Fakultas Kedokteran (FK) Unand untuk mengatasi penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid19).

Wali Kota Padang, Mahyeldi mengatakan, Kongsi Covid19 ini untuk mempermudah koordinasi dan sinergi dalam mengatasi wabah Covid19. Dengan menumbuhkan semangat kepedulian bersama, saling memberikan dukungan kesembuhan bagi warga yang terkonfirmasi postif serta edukasi pola hidup sehat masyarakat agar tidak ikut terpapar wabah itu.

"Pemko Padang mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Kedokteran Unand atas kontribusi dan kerjasamanya dalam membentuk Kongsi Covid19 berbasis masyarakat. Memberikan pendampingan langsung, menjelaskan tentang wabah Covid19 yang sedang melanda negeri kita ini."


"Begitu juga kepada unsur Forkopimda yang juga terlibat aktif memutus mata rantai penyebaran Covid19," ujar Mahyeldi saat membuka acara Pendampingan Implementasi Kongsi Covid19 di Aula Pertemuan Kantor Lurah Mata Air, Kamis (11/6/2020).

Acara tersebut diikuti RT/RW se-Kelurahan Mata Air. Juga dihadiri Dekan FK Unand, Dr Rika Susanti, Waka Polresta Padang, AKBP Haris Hadis, Wakil Ketua DPRD Padang, Amril Amin, Kepala Dinas Kesehatan Padang, dr Ferimulyani Hamid, Camat Padang Selatan, Teddy Antonius dan Forkopimca Padang Selatan.

Mahyeldi menambahkan, Kongsi Covid19 berbasis RT atau RW ini, akan diterapkan di seluruh kelurahan di Padang, terutama kelurahan yang masih berada dalam zona merah.

Dikesempatan itu, Dr Rika Susanti mengatakan, Fakultas Kedokteran Unand terus melakukan upaya preventif dan promotif. Termasuk, melakukan KKN tematik di lokasi atau ditempat dimana mahasiswa berada saat ini.

"Kami tidak lagi menarik mahasiswa ke Kota Padang. Yang berada di luar kota silahkan melakukan pengabdian di tempat ia berada," terang dia.

Selain itu, terangnya, bagi mahasiswa ditahap profesi, dilakukan kegiatan family oriented medical education. Melakukan promosi ke masyarakat di kelurahan dan itu juga dilakukan di daerah-daerah lain.

"Jadi, kegiatan pendampingan implementasi Kongsi Covid19 ini merupakan bentuk tanggung jawab profesi dan pengabdian pada masyarakat. Kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh pihak, relawan, Forkopimda, pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu," ulasnya.

Sementara itu, dr Ferimulyani Hamid mengatakan, pendampingan implementasi Covid19 merupakan edukasi pada masyarakat tentang apa itu Covid19, cara mengatasinya dan pengetahuan lainnya tentang Covid19. Kemudian, tentang upaya masyarakat memberikan perlindungan dan membantu penyembuhan pasien Covid19.

Teddy Antonius menyambut baik pendampingan dari FK Unand dan Dinas Kesehatan Kota Padang tersebut, dan berharap dengan adanya edukasi bagi RT/RW tersebut bisa meningkatkan pengetahuan dan kebersamaan dalam menghadapi Covid19 sekaligus memutus mata rantai penyebaran wabah. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya