Server KPU RI Bermasalah, Gerakan Klik Serentak Dialihkan ke Sistem Perwakilan Masyarakat

AI Mangindo Kayo | Rabu, 15-07-2020 | 19:47 WIB | 192 klik | Kota Payakumbuh
<p>Server KPU RI Bermasalah, Gerakan Klik Serentak Dialihkan ke Sistem Perwakilan Masyarakat<p>Rombongan KPU Sumbar didampingi jajaran KPU Payakumbuh, melakukan kegiatan pemutakhiran data pemilih di kediaman artis minang, Kintani Putri Medya di Kelurahan Tiakar, Payakumbuh, Rabu (15/7/2020). Tatan, demikian Kintani karib disapa, merupakan pelantun jingle pemilihan serentak 2020 di Sumbar, berjudul Alek Demokrasi. (istimewa)

VALORAnews - Memastikan setiap KPU kabupaten dan kota melakukan "Gerakan Klik Serentak" sebagai penanda mulainya tahapan pemutakhiran data pemilih pemilihan serentak 2020 di Sumbar, Rabu (15/7/2020), pukul 10.00 WIB, komisioner KPU Sumbar didampingi staf langsung melihat kegiatan diberbagai daerah.

Ketua Divisi Parmas dan SDM, Gebril Daulai, turun ke Payakumbuh dan Limapuluh Kota, melihat langsung dimulainya kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk pemilihan serentak 2020, di daerah tersebut.

Di lokasi itu, acara dimulai dengan pariwara keliling oleh PPS dan PPDP, dengan memberi imbauan pada masyarakat melalui mesjid, serta pemasangan spanduk di setiap kelurahan.


"Seyogyanya, diawal tahapan ini dilakukan klik serentak data pemilih melalui link resmi KPU RI https://lindungihakpilih.kpu.go.id. Karena ada masalah pada server KPU RI, dialihkan jadi coklit terhadap beberapa orang perwakilan masyarakat," ungkap Gebril.

Ditambahkannya, oleh karena itu, kegiatan disupervisi langsung oleh anggota KPU Provinsi Sumatera Barat. Untuk Payakumbuh, langsung disupervisi Gebril Daulai.

"Hal ini untuk memastikan tahaapan yang dilakukan oleh PPDP apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Gebril.

Sampai pukul 23.30 WIB, fasilitas untuk memudahkan pemilih untuk mengetahui statusnya sebagai pemilih itu, masih tidak bisa diakses publik dengan baik.

Selain didampingi Ketua dan anggota KPU Payakumbuh serta PPS Tiakar, Gebril juga didampingi tim supervisi dan monitoring KPU Sumbar di antaranya Jumiati (Kasubag Hupmas).

Rombongan ini melihat langsung proses coklit di kediaman Kintani, salah seorang artis Minang beralamat di Kota Payakumbuh. Tatan, demikian Kintani karib disapa, merupakan pelantun jingle pemilihan serentak 2020 di Sumbar, berjudul Alek Demokrasi. Lagu ini ciptaan Febrina Maulydia.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga kampanye untuk ikut mendaftar sebagai secara masif, sehingga masyarakat bisa mempergunakan hak demokrasinya.

Jumiati meminta semua komponen masyarakat, ikut membantu menyosialisasikan program klik pada semua pemilih, agar target partisipasi sebesar 77,50% dapat tercapai.

"Saya berharap semua komponen bisa membantu KPU untuk menyukseskan program klik ini, agar penggunaan hak pilih masyarakat bisa terakomodir dengan baik, agar hasil pemilihan memang benar-benar meningkat kualitasnya," tukas Jumiati. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Payakumbuh lainnya