Pemrov Sumbar Fasilitasi Test Swab Gratis di BIM, Yos: Untuk Jaga Kepercayaan Publik

AI Mangindo Kayo | Jumat, 08-08-2020 | 15:50 WIB | 97 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Pemrov Sumbar Fasilitasi Test Swab Gratis di BIM, Yos: Untuk Jaga Kepercayaan Publik<p>EGM PT AP II Cabang BIM, Yos Suwagiyono diwawancarai wartawan usai rapat koordinasi sekaligus FGD Safe Travel Campaign dan Konsep Pengembangan Aerocity dalam penunjang pariwisata Sumatera Barat di Lantai 2 Terminal BIM, Jumat (7/8/2020). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Sejak diberlakukannya masa kenormalan baru pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid19) di Sumbar, manajemen PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Demikian dikatakan Eksekutif General Manager (EGM) PT AP II Cabang BIM, Yos Suwagiyono pada rapat koordinasi sekaligus FGD Safe Travel Campaign dan konsep pengembangan Aerocity serta langkah strategis dalam pengembangan Bandara Internasional Minangkabau untuk penunjang pariwisata Sumatera Barat di Lantai 2 Terminal BIM, Jumat (7/8/2020).

"Penerapan protokol kesehatan secara ketat, demi menjaga kepercayaan publik terutama calon wisatawan baik dari luar negri maupun dalam negri. Protokol kesehatan ini jadi hal yang sangat penting di era kenormalan baru dewasa ini," ujar Yos Suwagiyono.


Dikesempatan itu, Yos mengatakan, BIM merupakan satu-satunya bandara memfasilitasi Test Swab gratis di Indonesia. Ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sumbar terhadap pemutusan rantai penyebaran Covid19.

"Kita juga telah melakukan kaloborasi dengan semua elemen di antaranya pihak otorita, Satpol PP, Dishub dan semua stekholder lainnya," ujarnya.

Dijelaskan Yos, pihaknya juga sedang melakukan kampanye Safe Travel di bandara bersama para pemangku kepentingan.

"Kita mengharapkan bisnis penerbangan kembali bergairah dengan banyaknya kunjungan wisatawan untuk berwisata di Sumbar," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Sumbar, Novrial mengatakan, bandara merupakan cinta pertama bagi orang masuk ke Sumbar. Sehingga, lokasi ini merupakan tempat strategis untuk promosi objek-objek wisata.

"Penerapan New Normal sudah memberikan jumlah kunjungan wisata di Sumbar dan semua dapat terhitung jelas dengan data masuk," ujarnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya