Ini Kiat 3 Pengusaha UMKM Bersama Tokopedia jadi Pemenang Era Kenormalan Baru

AI Mangindo Kayo | Senin, 17-08-2020 | 22:51 WIB | 128 klik | Nasional
<p>Ini Kiat 3 Pengusaha UMKM Bersama Tokopedia jadi Pemenang Era Kenormalan Baru<p>Founder Jakcloth, Ucok Nasution. (istimewa)

VALORAnews - Terus berinovasi sembari terus memberikan nilai tambah ke konsumen, jadi sebuah keharusan bagi seorang pebisnis dalam era kenormalan baru Pandemi Covid19.

Demikian benang merah pembicaraan tiga narasumber pada talk show bertemakan 'Find Your New Spirit During a Pandemic' yang menghadirkan para pegiat UMKM lokal inspiratif, Senin (17/8/2020) siang.

Acara ini digelar secara virtual sembari memperkenalkam kanal video streaming Tokopedia Play untuk merayakan HUT ke-11 Tokopedia, sekaligus memperingati HUT ke-75 Republik Indonesia yang jatuh di tanggal yang sama.


"Kedua by Dua Coffee merupakan produk inovasi yang kami lahirkan dalam merebut ceruk pasar," ungkap Pendiri Dua Coffee, Omar Karim dalam sesi wawancara daring pada Senin siang.

Selain Omar, Pemilik Dewa Collection Bali, Dewanti Amalia Artasari dan Pendiri Jakcloth, Ucok Nasution juga ditampilkan. Sementara, dari Tokopedia, hadir VP of Corporate Communications, Nuraini Razak.

Omar mengatakan, penjualan online kini jadi tulang punggung bisnis di tengah pandemi. Sekitar 80 persen penjualan produk Dua Coffee, ungkapnya, seperti biji kopi hingga kopi literan, datang dari Tokopedia yang merupakan pasar digital (market place) utama di Indonesia

"Dua Coffee juga berinovasi menghadirkan produk makanan siap saji dan cemilan," ungkap dia.

Sementara, Amalia Artasari secara terang-terangan mengakui, mengurangi harga jual jadi pilihan yang mesti ditempuh, dalam menghadapi badai ekonomi di masa kenormalan baru Pandemi Covid19.

"Produk kita itu kan hand made. Perlu dicatat, walau dijual dengan harga miring, bukan berarti kulitasnya sembarangan. Kualitas tetap nomor satu," terangnya.

Diungkapkan Amalia, platform Tokopedia sangat membantu Dewa Collection Bali tetap beroperasi di situasi pandemi ini. Ia mengaku, harus menambah karyawan untuk memenuhi lonjakan pesanan online di tengah pandemi, yang mencapai lebih dari 5 kali lipat.

Amalia menyebut, kini mempekerjakan lebih dari 30 pengrajin benang dan terus berharap bisa membuka lapangan pekerjaan untuk lebih banyak masyarakat.

Inovasi cukup canggih di dunia maya, digagas Ucok, selaku Pendiri Jakcloth. Dia mengaku, sudah dua kali menggelar bazar fesyen lokal secara virtual di Tokopedia.

Ucok berharap, kolaborasi antara bisnis offline dan online seperti ini bisa membantu membangkitkan perekonomian Indonesia, salah satunya lewat industri fesyen lokal.

Terus Berkolaborasi

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak menyatakan, akan terus konsisten memberikan panggung pasar digital bagi para pegiat usaha lokal.

"Melalui iven Tokopedia Play Fest ini, kami ingin lebih banyak lagi masyarakat yang bangga dengan buatan Indonesia," harapnya.

Dia berharap, semakin banyak UMKM yang tergerak memanfaatkan teknologi demi mempertahankan bisnis sekaligus berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi yang saat ini terdampak pandemi. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Nasional lainnya