Wabup Tanahdatar Letakan Batu Pertama Gedung Serba Guna Nagari Sabu

AI Mangindo Kayo | Selasa, 07-09-2020 | 17:49 WIB | 230 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Wabup Tanahdatar Letakan Batu Pertama Gedung Serba Guna Nagari Sabu<p>Wakil Bupati Tanahdatar, H Zuldafri Darma meletakan batu pertama pembangunan Gedung Serba Guna Nagari Sabu, Kecamatan Batipuh, Senin (7/9/2020). Lokasi pembangunan di belakang kantor wali nagari. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Nagari Sabu, Kecamatan Batipuh, bakal miliki Gedung Serba Guna. Lokasinya pembangunannya di belakang kantor wali nagari. Rencana pembangunannya ini, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Tanahdatar, H Zuldafri Darma, Senin (7/9/2020).

Wali Nagari Sabu, Omrizal Dt Sudano mengatakan, rencana pembangunan itu sudah sejak lama dengan sumber dana BKBK atau Pokir Anggota DPRD Tanahdatar sebesar Rp200 juta. Dana itu merupakan Silpa dari anggaran 2019 yang baru bisa terlaksana pembangunannya di 2020 ini.

"Lokasi pembangunan gedung serba guna ini adalah dua rumah eks guru yang telah dibebaskan. Anggaran pembangunannya saat ini belum mencukupi, harapan ke depan dapat dengan dibantu pemda maupun dari DPRD kembali," ucapnya.


Anggota DPRD Tanahdatar, A Dt Majo Indo yang juga turut hadir pada saat peletakkan batu pertama itu menyampaikan, rencana pembangunan itu sudah sejak lama diidamkan.

"Pembebasan tanah dan aset pemda yang tidak lagi dimanfaatkan, agar dapat diserahkan ke nagari dan dipergunakan untuk nagari. Untuk prosesnya agar dipermudah, sehingga cepat dapat terlaksana," ucapnya.

Sementara, Zuldafri Darma didampingi Camat Batipuh, Arianto menyampaikan rasa syukur, atas kucuran anggaran dari pokok pikiran anggota dewan, sehingga dapat mewujudkan pembangunan gedung serba guna di Nagari Sabu.

"Nagari yang berjumlah 75 buah di Tanahdatar, masih banyak yang belum memiliki gedung serba guna," ungkapnya.

"Syukur Alhamdulillah pembangunan gedung serba guna ini akan dilaksanakan yang ditandai dengan peletakkan batu pertamanya saat ini, namun dengan dana Rp200 juta tentu belum dapat menyelesaikan pembangunan gedung sampai siap pakai," ucap dia.

Dikatakan, untuk tahun anggaran 2020, dilakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid19, namun untuk 2021 bisa diajukan untuk kelanjutan pembangunannya.

"Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kita juga bisa gali potensi yang ada di nagari dan mempererat silaturrahmi dengan perantau, sehingga percepatan pembangunan nagari bisa dicapai," ucap Zuldafri.

Rencana gedung serbaguna dengan diamter 27 m x 15 m ini, tahap awal pembangunannya baru untuk pondasi dan tiang. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya