Erman Rahman Dilantik jadi Pjs Bupati Tanahdatar, Ini Harapannya

AI Mangindo Kayo | Jumat, 25-09-2020 | 21:54 WIB | 173 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Erman Rahman Dilantik jadi Pjs Bupati Tanahdatar, Ini Harapannya<p>Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno memasangkan benggo tanda jabatan sebagai Pjs Bupati Tanahdatar pada Erman Rahman, di aula kantor gubernur Sumbar, Jumat (25/9/2020). (humas)

VALORAnews - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melantik Erman Rahman sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanahdatar, di auditorium gubernuran Sumbar di Kota Padang, Jumat (25/9/2020). Pelantikan ini dilakukan bersama tujuh Pjs bupati/wali kota lainnya.

Sekretaris Daerah melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Setdakab Tanahdatar, Nusyirwan menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Erman Rahman sebagai Pjs Bupati Tanah Datar.

"Kami menyampaikan selamat pada bapak atas dilantiknya sebagai Pjs Bupati Tanahdatar, mudah-mudahan dapat menjalankan amanah ini dengan baik," harap Nusyirwan yang turut didampingi Kabag Humas dan Protokol, Yusrizal dan Kabag Umum, Suripto saat menyambangi beliau di kediaman pribadi di Padang usai acara pelantikan.


Dikatakan Nusyirwan, jajaran Setdakab Tanahdatar juga menyampaikan permohonan maaf, tidak bisa menghadiri pelantikan secara langsung, dikarenakan kepastian informasi pelantikan yang sangat mendadak.

"Kita sebenarnya sudah menunggu jadwal pelantikan sejak kemaren (Kamis-red), sempat diinformasikan Sabtu pagi akan dilantik namun kembali berubah jadi Jumat sore. Kabar itu baru kami terima menjelang Jumat sore," terang Nusyirwan.

Di kesempatan itu, Erman yang merupakan putra Padang Ganting ini, memaklumi kondisi tersebut. "Saya maklumi kondisi tersebut, karena memang agak mendadak penyampaian informasinya. Kalau tidak salah, tidak satu pun undangan kabupaten/kota yang sempat hadir saat pelantikan," ucap Erman yang juga Kepala BPBD Sumbar.

Erman Rahman yang didampingi Ny Tuti Rahman juga berharap, dukungan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas di Tanahdatar.

"Saya mohon dukungan dan kerjasama yang baik nantinya, agar tugas saya sebagai penjabat sementara bupati, untuk memimpin roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta pelaksanaan pilkada di Tanahdatar juga berlangsung aman dan sukses," harapnya.

Sementara, Irwan Prayitno dalam sambutannya yang dikutip dari lama sumbarprov.go.id mengatakan, sesuai amanat undang-undang, bupati/wali kota incumbent yang maju lagi dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020 haruslah mengambil cuti.

"Diketahui, saat ini Sumatera Barat sedang dalam tahapan proses pemilihan kepala daerah. Dari 13 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan, 7 kepala daerahnya maju lagi dan satu orang meninggal dunia yaitu Bupati Tanahdatar, Irdinansyah Tarmizi. Untuk mengisi kekosongan agar pemerintahan tetap berjalan normal, maka ditunjuklah 8 penjabat sementara bupati/wali kota tersebut, sebab besok kepala daerah definitif yang maju bakal mengambil cuti," ujar Irwan.

Dia melanjutkan, berbagai tugas berat telah menanti penjabat yang dilantik hari ini. Mulai dari urusan rutin pemerintahan, koordinasi dengan Forkopimda setempat, menyukseskan pelaksanaan pilkada hingga menjaga netralitas ASN di daerah.

"Banyak tugas yang melekat dengan jabatan Saudara. Selain pekerjaan rutin, juga kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan aturan perundang-undangan. Seperti penandatangan peraturan daerah, APBD Perubahan, APBD 2021 sampai mutasi jabatan. Ingat, semuanya musti lewat persetujuan pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri," pesan dia.

Terkait penanganan Covid19, Irwan meminta penjabat serius mengurus persoalan tersebut. "Jangan sampai saudara lalai, lengah dan malas menangani Covid19 ini. Jangan sampai masyarakat banyak yang positif dan terpapar. Akan Saya pantau setiap hari," tegas Irwan.

Irwan juga mengingatkan penjabat bupati/walikota yang juga kepala SKPD, tentu masih mempunyai tugas di pemerintahan provinsi. Hendaknya bisa membagi waktu dan tugas sehingga tuntas semuanya.

"Pandai-pandai membagi waktu. Jangan sampai ada yang dikecewakan, apakah itu daerah atau provinsi. Tuntaskan tugas semuanya," imbau dia.

Terakhir, gubernur mengucapkan selamat atas jabatan baru tersebut seraya mengajak untuk mensyukuri amanah ini dan menjalankannya dengan baik. Meski mendapat fasilitas dan kewenangan yang sama dengan pejabat definitif, janganlah disalahgunakan.

Para penjabat akan mengemban tugas sebagai bupati/wali kota selama 71 hari, dari 25 September hingga 5 Desember 2020. Delapan penjabat tersebut adalah Jasman sebagai Pjs Bupati Solok Selatan, Mardi Pjs Bupati Pesisir Selatan, Adib Alfikri Pjs Bupati Padangpariaman.

Kemudian, Hans Sastri Pjs Bupati Pasaman Barat, Benny Warlis Pjs Bupati Agam, Erman Rahman Pjs Bupati Tanahdatar, Asben Hendri Pjs Walikota Solok dan Zaenuddin sebagai Pjs Walikota Bukittinggi. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya