Kader Gerindra Bukittinggi Hadiri Kegiatan Calon Perseorangan, Reki: Kader Harus Loyal

AI Mangindo Kayo | Senin, 28-09-2020 | 12:05 WIB | 112 klik | Kota Bukittinggi
<p>Kader Gerindra Bukittinggi Hadiri Kegiatan Calon Perseorangan, Reki: Kader Harus Loyal<p>Sekretaris DPC Partai Gerindra Bukittinggi, Reki Afriano bersama Marfendi (Cawawako Bukittinggi), Herman Syofyan (ketua DPRD Bukittinggi) dan pengurus lainnya, mengklarifikasi kehadiran Herman Syofyan di acara salah seorang Cawako-Cawawako Bukittinggi, Ahad (27/9/2020) malam. (hamriadi/valoranews)

VALORAnews - Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Syofyan dinilai tidak loyal lagi ke Partai Gerindra, partai yang telah menghantarkannya sebagai wakil rakyat di Pemilu 2019 lalu. Indikasinya, dia menghadiri kegiatan calon wali kota, yang bukan diusulkan partai besutan Prabowo Subianto itu.

"Jabatan sebagai ketua DPRD adalah hadiah. Jika tidak menjalankan apa yang diperintahkan, partai tentu akan mengambil tindakan tegas," kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Bukittinggi, Reki Afriano di Bukittinggi, Ahad (27/9/2020) malam.

Menurut dia, DPC Partai Gerindra Kota Bukittinggi, perlu menyampaikan hal tersebut, agar kader benar-benar loyal pada kebijakan partai. (Baca:Mengaku Hadir karena Diundang sebagai Ninik Mamak, Herman: Saya Miliki Kekerabatan dengan Ramlan)


DPC Gerindra Bukittinggi, menurut dia, dihebohkan dengan kehadiran Herman Syofyan di acara pelepasan calon wali kota Ramlan Nurmatias-Syahrizal yang tersebar luas di media sosial.

"Untuk menjawab itu semua, maka kita menghadirkan Herman Syofyan untuk mengklasifikasikannya. Gerindra tidak ingin adanya penilaian bahwa Gerindra tidak solid," tutur Reki.

Diketahui, Partai Gerindra pada pemilihan serentak 2020 ini, mengusukan Erman Safar-Marfendi sebagai calon wali kota dan wakil wali kota, di Pilkada Bukittinggi 9 Desember 2020.

"Kehadiran Herman Syofyan di acara calon lain, bisa berpengaruh besar nantinya. Di dalam AD/ART Gerindra, sudah jelas, kader tidak loyal ditindak tegas," tukasnya.

Tampak hadir pada acara klarifikasi itu, yakni bacalon wakil wali kota Marfendi, Bendahara DPC Gerindra Bukittinggi, Prengki Maftha dan pengurus lain. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Bukittinggi lainnya