Pemkab Tanahdatar Latih Khusus 18 Mahasiswa untuk jadi Guru Tahfiz

AI Mangindo Kayo | Jumat, 02-10-2020 | 22:58 WIB | 243 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Pemkab Tanahdatar Latih Khusus 18 Mahasiswa untuk jadi Guru Tahfiz<p>Warek III IAIN Batusangkar, Sirajul Munir (tengah) bersama Kabag Kesra Setdakab Tanahdatar, Afrizon (peci putih) dan sejumlah staf, menandatangani nota kerjasama "Rumah Tahfizh untuk Calon Guru Tahfizh," Rabu (30/9/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Pemkab Tanahdatar dan IAIN Batusangkar jalin kerjasama program "Rumah Tahfizh untuk Calon Guru Tahfizh," Rabu (30/9/2020). Program ini juga didukung Yayasan Hj Syarifah Ghani, Jakarta.

"Program ini bertujuan untuk melahirkan guru yang memiliki kompetensi tahfizh yang akan jadi pendidik tahfizh, pada rumah tahfizh dan sekolah formal di Tanahdatar," ungkap Wakil Rektor III IAIN Batusangkar, Sirajul Munir usai penandatanganan kerjasama.

Kerjasama ini ditandatangani Kepala Bagian Kesra Setdakab Tanahdatar, Afrizon dan Sirajul Munir beserta Dekan FUAD, Akhyar Hanif. Program ini lahir, didorong oleh visi dan misi besar bupati Tanahdatar, melahirkan 1000 hafizh yang bersambung dengan visi dan misi IAIN Batusangkar yang integrasi keilmuan yang berkearifan lokal.


"Kegiatan ini akan meng-coaching dua kelompok, ikhwan dan akhwat. Untuk biaya, sepenuhnya didukung Yayasan Hj Syarifah Ghani," jelas wakil rektor yang berasal dari Air Bangis, Pasbar itu.

Pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini, direncanakan pada November 2020 hingga Mai 2021 menggunakan pola asrama. Pesertanya, 18 orang mahasiswa dan mahasiswi IAIN Batusangkar yang lolos seleksi.

Diharapkan, setelah menempuh pelatihan yang diberikan dosen IAIN Batusangkar hingga nantinya mendapatkan sertifikasi dari Kesra Setdakab Tanahdatar, peserta memiliki hafalan Al Quran paling sedikit 5 juz dalam enam bulan dan memiliki kompentensi mendidik serta mengelola rumah Tahfizh. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya