Nagari Sabu Batipuh Kenalkan Objek Wisata Burai Pakiah Na'ali

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 24-10-2020 | 08:46 WIB | 93 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Nagari Sabu Batipuh Kenalkan Objek Wisata Burai Pakiah Na'ali<p>Objek Wisata Burai Pakiah Na'ali di Nagari Sabu Batipuh. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Setdakab Tanahdatar akan mendukung dan mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat yang terus melahirkan destinasi wisata baru dan mengelolanya.

Hal itu disampaikan Kadis Parpora Setdakab Tanahdatar, Abdul Hakim didampingi Nofenril (Kadis PMDPPKB) di hadapan Camat Batipuh, Wali Nagari Sabu, Omrizal Dt Sadano dan seluruh undangan saat peluncuran Objek Wisata Burai Pakiah Na'ali di Nagari Sabu Batipuh, Sabtu (24/10/2020).

"Pariwisata adalah salah satu sektor unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan lahirnya objek wisata ini, yang merupakan air terjun, tentu semakin menambah kekayaan potensi wisata di daerah kita untuk menjadi destinasi pilihan nantinya," ujar Abdul Hakim.


Dikatakan, saat ini di Tanahdatar sudah ada 12 destinasi wisata unggulan. Di antaranya, Air Terjun Lembah Anai, Nagari Tuo Pariangan dan Istano Basa Pagaruyung.

Abdul Hakim menambahkan, dalam mengelola pariwisata merupakan suatu hal yang tidak mudah. Karena dibutuhkan kerja keras, kerjasama, dukungan dan komitmen semua pihak terkait.

"Tentunya, selaku pemerintah daerah kita berharap, destinasi ini tidak hanya sampai pada peluncuran ini saja, namun ada kelanjutan selepas ini, karena itu perencanaan matang menjadi faktor penting," ucapnya.

Kemudian, ujarnya lagi, pengurus atau penanggung jawab objek tentu juga memikirkan ataupun merancang segala aktivitas dan fasilitas pendukung bagi wisatawan ketika berkunjung ke sini.

"Fasilitas transportasu, toilet atau pesanggrahan, jadi salah satu elemen penting untuk kenyamanan pengunjung. Pemerintah daerah, provinsi ataupun pusat bisa membantu jika tanah lokasi objek wisata sudah menjadi aset nagari, itupun jika dana ada karena saat ini anggaran sebagian besar tersedot untuk penanganan Covid19," ungkapnya.

Sementara itu, Omrizal Dt Sadano menyampaikan, objek wisata Burai Pakiah Na'ali ini jauh-jauh hari akan diluncurkan. Karena sesuatu hal, terpaksa diundur dan baru bisa dilaksanakan hari ini.

"Objek wisata ini sebenarnya sudah lama ada, namun berkat kegigihan berbagai unsur lapisan masyarakat, baik pemuda, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat serta dukungan perantau destinasi ini bisa dikelola dengan baik, sehingga diluncurkan hari ini," ujarnya.

Tentunya, tambah Omrizal, keberadaan destinasi Burai Pakiah Na'ali bisa jadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Nagari Sabu. "Semoga, dengan objek wisata ini bisa semakin memperkenalkan Nagari Sabu ke masyarakat luas, walau sebenarnya banyak potensi wisata lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan juga, namun objek inilah kita harap sebagai titik awal kita melangkah untuk tingkat selanjutnya," ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan perantau yang tergabung dalam Sako Nusantara, Sesri St Rajo Imbang. Menurutnya, nagari Sabu sebenarnya masih memiliki potensi wisata potensial lainnya yang layak dikembangkan ke depan.

"Objek wisata Burai Pakiah Na'ali ini sudah ada dari saya kecil. Alhamdulillah, hari ini dikenalkan ke publik secara resmi, agar semakin dikenal dan menjadi salah satu tujuan berwisata, sehingga tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.

Namun tentu saja, tambahnya, bantuan dan perhatian pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk pengembangan destinasi ini. "Besar harapan kami, pemerintah daerah memberi bimbingan dan bantuan pembangunan lainnya agar destinasi ini semakin layak dan nyaman untuk dikunjungi para wisatawan," tukasnya. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya