Panwaslu Situjuah Limo Nagari Samakan Persepsi tentang Kampanye Pilkada

AI Mangindo Kayo | Senin, 26-10-2020 | 15:59 WIB | 120 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Panwaslu Situjuah Limo Nagari Samakan Persepsi tentang Kampanye Pilkada<p>Ketua Panwaslu Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Yorry Anetof didampingi anggota Arion dan Lindawati foto bersama dengan camat dan Forkopimca usai rakor di Situjuah, Senin (26/10/2020). (mardikola/valoranews)

VALORAnews - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwaslu) Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, menggelar rapat koordinasi terkait kampanye pada Pilkada 2020. Salah satu tujuannya, menyamakan pemahaman bagi semua pemangku kepentingan terkait.

"Dengan adanya Rakor ini, kita semua mulai dari tim kampanye pasangan calon, jajaran penyelangga pilkada, baik Panwaslu maupun PPK, satu persepsi terkait kampanye ini," kata Ketua Panwaslu Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Yorry Anetof didampingi anggota Arion dan Lindawati usai rakor di Situjuah, Senin (26/10/2020).

Menurut dia, dengan telah satu pemahaman semua pihak terkait aturan kampanye ini, harapannya tidak adalagi pelanggaran yang dilakukan pasangan calon hingga masa kampanye berakhir.


Sementara Kordiv Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Arion mengatakan, kegiatan kampanye yang mewajibkan untuk menaati protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Mulai dari pasangan calon, tim kampanye, simpatisan, hingga penyelenggara dan pengawas pilkada harus menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Dia menegaskan, kalau seandainya ada kampanye pasangan calon tidak menerapkan protokol kesehatan, maka akan diingatkan. Jika dalam satu jam sejak diingatkan tidak ditindaklanjuti, maka pihaknya bersama TNI, Polri dan Tim Gugus Covid19 akan membubarkan kegiatan kampanye tersebut.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa kegiatan kampanye, terlarang digelar di rumah ibadah dan halamannya, Rumah Sakit/tempat pelayanan kesehatan pekarangannya, gedung atau fasilitas milik pemerintah serta pekarangannya dan lembaga pendidikan atau sekolah.

"Anak-anak, ibu hamil serta lanjut usia (Lansia), agar tidak dilibatkan dalam kegiatan kampanye tersebut," tegas dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Situjuah Limo Nagari, Andika Oktavera menanggapi pertanyaan terkait Alat Peraga Kampanye yang difasilitasi oleh KPU Limapuluh Kota.

"APK yang difasilitasi KPU sudah selesai dicetak dan sedang diperjalanan dari pabrik ke Limapuluh Kota. Dalam Waktu dekat segera diserahkan ke pasangan calon," kata dia.

Ia menyebutkan, masing-masing paslon difasilitasi 5 baliho yang nanti dipasang di tingkat kabupaten, 10 umbul-umbul per kecamatan dan 2 spanduk untuk setiap nagari. Kemudian juga difasilitasi bahan kampanye dalam empat bentuk yaitu selebaran (flyer), brosur (leaflet), pamflet dan poster. Jumlahnya 10 persen dari jumlah KK di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Selain APK yang difasilitasi, paslon bisa menambah secara mandiri, maksimal 200 persen dari yang dibuat KPU serta dengan ukuran dan desain yang sama," kata dia.

Rakor mengenai kampanye tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Camat Situjuah Limo Nagari. Dihadiri Camat Situjuah Limo Nagari, Rahmad Hidayat, Kapolsek Situjuah Iptu Yuliarman, Danramil 04 Luak, Panwaslu dan PPK Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Juga hadir tim kampanye pasangan calon, baik yang untuk Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Barat, maupun Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota.

Selain rakor, semua pemangku kepentingan juga menandatangi Pakta Integritas bahwa dalam kampanye semua pihak akan mentaati protokol kesehatan serta memakai alat pelindung diri, tidak melanggar aturan yang berlaku, tidak melibatkan orang-orang yang dilarang oleh aturan serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. (mdi)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Lima Puluh Kota lainnya