Saka Adhyasta Pemilu Padangpanjang Dikukuhkan

AI Mangindo Kayo | Jumat, 06-11-2020 | 07:48 WIB | 228 klik | Kota Padang Panjang
<p>Saka Adhyasta Pemilu Padangpanjang Dikukuhkan<p>Wakil Walikota Padangpanjang, Asrul bersama Vifner (Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumbar) dan jajaran pengurus Kwartir Cabang 12 Pramuka Kota Padangpanjang, foto bersama usai pengukuhan Saka Adhyasta Pemilu Kota Padangpanjang periode 2020-2025, Kamis (5/11/2020) di Auditorium Mifan Waterpark. (humas)

VALORAnews - Ketua Kwartir Cabang 12 Pramuka Kota Padangpanjang, Novi Hendri mengukuhkan pengurus Saka Adhyasta Pemilu Kota Padangpanjang periode 2020-2025, Kamis (5/11/2020) di Auditorium Mifan Waterpark.

Pengukuhan pengurus Saka Adhyasta Pemilu tersebut, bekerjasama dengan Bawaslu Kota Padangpanjang. Saka Adhyasta Pramuka, nantinya akan berperan mengawal sekaligus mengawasi jalannya pesta demokrasi Pemilihan Umum.

Ketua Majelis Pembimbing Saka Adhyasta, langsung dikendalikan Ketua Bawaslu Kota Padangpanjang Santika.


Turut hadir, Wakil Walikota Padangpanjang, Asrul, Ketua Bawaslu Provinsi Sumbar diwakili Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Vifner.

Asrul menyampaikan, dalam mengawal Pilkada serentak 2020, Bawaslu mesti menyiapkan beberapa strategi pengawasan.

"Dengan Pilkada serentak, akan dibutuhkan pengawasan ekstra. Bawaslu tidak bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat dibutuhkan. Salah satunya lewat Saka Adhyasta Pemilu," ungkap Asrul.

Kemudian, seluruh masyarakat hendaknya turut serta berperan. Pengawasan partisipatif penting dilakukan terutama dalam mengawasi pemilu di ruang private yang tidak tersentuh oleh pengawas Pemilu.

"Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif menjadi langkah strategis untuk mengawal proses demokrasi yang lebih baik. Baik dari sisi program kegiatan sosialiasi kepada masyarakat sampai dengan pembuatan sistem aplikasi," kata dia.

Sementara, Novi Hendri mengapresiasi Bawaslu, yang mempercayakan Pramuka turut terlibat dalam pengawasan pemilu. "Ini merupakan sebuah amanah sekaligus pendidikan politik pada generasi muda," ungkap Novi Hendri.

Tanggungjawab Bersama

Vifner menyampaikan, Bawaslu memiliki kewenangan dalam pengawasan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu.

"Namun, menciptakan Pemilu yang bersih merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.

Menurut Vivner, tanggung jawab pengawasan Pemilu, tidak bisa diserahkan kepada Bawaslu saja karena yang akan menikmati pemimpin yang lahir berintegritas adalah dari masyarakat itu sendiri.

Ketua Bawaslu Kota Padangpanjang, Santina mengatakan, gerakan pramuka sebagai pendidikan non formal, hendaknya dapat memberikan pencerahan seputar pemilu kepada seluruh anggota baik yang telah memiliki hak suara maupun yang belum memiliki hak suara.

Bagi anggota Pramuka yang memahami seluk beluk pemilu, berarti menambah pengetahuan yang dapat disosialisasikan ke masyarakat. (rel/ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya