Fadly Amran Terima STBM Award dari Kemenkes

AI Mangindo Kayo | Jumat, 13-11-2020 | 18:59 WIB | 116 klik | Kota Padang Panjang
<p>Fadly Amran Terima STBM Award dari Kemenkes<p>Wali Kota Padangpanjang, H Fadly Amran Datuak Paduko Malano dan jajaran, foto bersama usai penyerahan secara virtual STBM Award dari Kemenkes RI, Jumat (13/11/2020) dari Balaikota. (humas)

VALORAnews - Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus Putranto menganugerahi kota berjuluk Serambi Mekah Padangpanjang, penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2020 setelah menjadi yang terbaik di Sumbar.

Penghargaan diterima secara virtual oleh Wali Kota Padangpanjang, H Fadly Amran Datuak Paduko Malano, Jumat (13/11/2020) dari Balaikota. Kemenkes mengapresiasi upaya Pemko Padangpanjang di bawah kepemimpinan Fadly-Asrul, memobilisasi masyarakat terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berkelanjutan berbasis masyarakat

Penghargaan juga diraih oleh petugas kesehatan, lurah, dan natural leader di Kota Padangpanjang. Adapun penghargaan yang diserahkan di hari itu yakni penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan sebagai Kota Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF) yang diterima Walikota Padangpanjang, Fadly Amran


Kemudian, penghargaan Sanitarian/petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Terbaik Kabupaten/Kota SBS/ODF pada Susilawati, SKM dari Puskesmas Gunung Padangpanjang, dalam upaya merubah perilaku masyarakat yang higienis dan saniter melalui pendekatan STBM 2020.

Lalu, penghargaan Kepala Desa/Lurah terbaik Kabupaten/Kota SBS/ODF kepada Emrianis, dari Kelurahan Ekor Lubuk, dalam upaya merubah perilaku masyarakat yang higienis dan saniter melalui pendekatan STBM tahun 2020.

Selanjutnya, penghargaan Natural Leader terbaik Kabupaten/Kota SBS/ODF kepada Eliza dari Kelurahan Koto Panjang, dalam upaya merubah perilaku masyarakat yang higienis dan saniter melalui pendekatan STBM 2020.

Jadi Motivasi

Fadly Amran menyampaikan, penghargaan yang diberikan akan lebih mendorong Pemko bersama masyarakat untuk menjadikan Kota berhawa sejuk itu lebih baik lagi dalam pengelolaan kesehatan di tengah masyarakat.

"Kami berterimakasih kepada kementerian kesehatan yang telah menganugerahi Kota Padangpanjang penghargaan STBM Award. Penghargaan juga diberikan kepada Sanitarian, Lurah, Natural Leader. Ini tentunya akan memotivasi kita menjadikan Kota Padangpanjang sebagai kota yang benar-benar menerapkan lima Pilar STBM," ungkap dia.

Lima pilar STBM itu yakni Stop buang air besar sembarangan (Stop BABS), Mencuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air mengalir, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAM-RT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Padangpanjang, H Nuryanuwar menyampaikan, penilaian melewati sejumlah tahapan yang dimulai dari tingkat provinsi. Ada dua daerah di Sumbar yang meraih penghargaan tersebut yaitu Kota Padangpanjang dan Kabupaten Sijunjung.

"Kota Padangpanjang merupakan yang terbaik di Sumbar dalam penilaian STBM," ungkap Nuryanuar.

Sejak program itu dicanangkan di 2018, Pemko Padangpanjang telah melakukan berbagai langkah. Masing masing OPD terkait saling berkordinasi merealisasikan program tersebut. "Kita berusaha menerapkan 5 pilar STBM dan Alhamdulillah usaha kita diapresiasi Kemenkes RI," terangnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, sejumlah kepala OPD, staf ahli, asisten, lurah dan camat di Kota Padangpanjang. (rel/ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya