BKMC Bukittinggi Gelar 22 Kelas di Lomba Burung Berkicau

AI Mangindo Kayo | Jumat, 25-12-2020 | 21:01 WIB | 1229 klik | Kota Bukittinggi
<p>BKMC Bukittinggi Gelar 22 Kelas di Lomba Burung Berkicau<p>Kepala Divisi Juri MI Djaya Sumatera Barat, Dendy (dua dari kiri) saat foto bersama dengan Ketua BKMC Bukittinggi, Ridwan, yang berada di sebelah kirinya, Jumat (25/12/2020). (hamriadi/valoranews)

VALORAnews - Bagi para pecinta burung berkicau, bertempat di Lapangan Blaba Kicau Mania Club (BKMC) Family, berlokasi di Belakang Balok, Kota Bukittinggi akan diadakan perlombaan burung berkicau sebanyak 22 kelas, Ahad (27/12/2020).

Ketua Bukittinggi Kicau Mania Club (BKMC), Ridwan, Jumat malam (25/12/2020), menerangkan, ke-22 kelas diperlombakan yakni, insert Rp150 ribu untuk kelas BKMC, jenis burung diperlombakan, Murai Batu Ekor Putih dan Kacer.

Sementara itu, di insert Rp100 ribu untuk kelas BLABA, jenis burung diperlombakan, Kapas Tembak, Konin, Murai Batu Ekor Hitam, Kenari, Murai Batu Ekor Putih, Love Bird Balibu Poin 600, Love Bird Dewasa Fighter, Love Bird Dewasa Konslet, Kacer dan Love Bird Balibu Los Point.


Sedangkan pada insert Rp80 ribu dengan kelas WISATA, jenis burung yang diperlombakan berupa burung Love Bird Balibu Poin 500, CH. Polos, CH. Kuning, Konin, Kenari, Kapas Tembak, Kacer, Love Bird Dewasa Poin 1.000 dan Love Bird Balibu Poin 800.

Ia menyatakan, pada insert Rp150 ribu itu, pemenang pertama meraih hadiah Rp1.5 juta, kedua Rp750 ribu, ketiga Rp350 ribu, keempat Rp200 ribu dan peraih peringkat kelima Rp150 ribu.

Sedangkan di insert Rp100 ribu, juara pertama meraih hadiah Rp1 juta, kedua Rp500 ribu, ketiga Rp250 ribu, keempat Rp150 ribu dan kelima Rp100 ribu. Dalam insert Rp80 ribu, peringkat pertama mendapatkan hadiah Rp800 ribu, kedua Rp400 ribu, ketiga Rp200 ribu, keempat Rp100 ribu dan kelima Rp80 ribu.

Menurut dia, acara digelar dalam rangka BKMC Cup I serta menyambut hari jadi Bukittinggi ke-236. Selain itu bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan sesama kicau mania, khususnya yang ada di Sumatera Barat.

"Setelah BKMC Cup I ini, akan disambut dengan Walikota Cup II, yang insyaallah digelar pada April 2021. Sewaktu Walikota Cup pertama 5 Desember 2019 lalu, perlombaan berlangsung sukses. Di lomba kali ini, panitia telah menyiapkan 48 gantangan (gatungan burung,red)," ucapnya.

Ia menyampaikan, selama perlombaan burung berkicau digelar BKMC, selalu mendapat dukungan dari pemerintah Bukittinggi.

"Untuk pemerintahan Bukittinggi yang baru, di bawah kepemimpinan wali kota pemenang di Pilkada 9 Desember 2020, kita juga berharap mendapatkan support positif agar lomba burung berkicau tetap terselenggara dengan baik," harapnya.

Disebutkan, target dari lomba burung berkicau, adalah untuk melestarikan jenis satwa burung serta meningkatkan penangkar burung yang ada di Sumatera Barat.

"Alhamdulillah sampai saat ini, pemerintah Kota Bukittinggi, khususnya Dinas Pariwisata telah mensupport lomba burung berkicau, karena di program Dinas Pariwisata juga ada lomba rekreasi burung berkicau," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Juri MI Djaya Sumatera Barat, Dendy, menyebutkan, penilaian lomba burung berkicau akan disesuaikan dengan acuan yang disepakati secara nasional seperti, variasi lagu, durasi, volume dan gaya.

"Di ivent lomba burung berkicau, Minggu (27/12/2020), dihadiri langsung Ketua Umum MI Djaya, Ariza Putra, Ketua DPD MI Djaya, DPC MI Djaya. Dewan juri lomba burung berkicau ada dari Padang, Padang Panjang, Payakumbuh, Dharmasraya dan Bukittinggi," ucapnya.

Kegiatan lomba burung berkicau disponsori, Planet Bird Farm, 791 Team, Berkah Kicau, Pondok Kicau, Toko Sepatu Eri Dewi, Jimi Bird Farm, Latniess Kamis Gemilang, Kita Kita Fighter, Pondok Mieso Annan, Madanj BF, Nico Najwa, Zaki BF Payakumbuh, Zul Konvensi dan Rem Blong. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Sport lainnya
Berita Kota Bukittinggi lainnya