Jadikan Bulan Ramadan Sebagai Momentum Introspeksi dan Meningkatkan Kinerja

AI Mangindo Kayo | Senin, 12-04-2021 | 23:28 WIB | 105 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Jadikan Bulan Ramadan Sebagai Momentum Introspeksi dan Meningkatkan Kinerja<p>Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Padang, Muhammad Mehdi memimpin apel dalam rangka persiapan pengamanan memasuki bulan Ramadan, Senin (12/4/2021). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Padang, Muhammad Mehdi memimpin apel jajarannya dalam rangka persiapan pengamanan memasuki bulan Ramadan, Senin (12/4/2021).

Dalam amanatnya Mehdi meminta seluruh jajarannya untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk mengintrospeksi diri serta kinerja guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat maupun warga binaan.

"Sesuai dengan Surat Edaran dari Dirjen PAS, kita harus berkomitmen menjadikan Rutan Padang lebih baik lagi. Semua harus berperan dalam mewujudkan hal tersebut," ujarnya.


Selain itu ia juga mengatakan, deteksi dini terhadap gangguan keamanan merupakan tanggung jawab seluruh petugas, baik petugas keamanan maupun petugas pelayanan

Hal tersebut menurut Mehdi juga senada dengan komitmen bersama dalam rangka mewujudkan Rutan Padang menjadi Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM).

Dalam kesempatan ini ia juga memberikan sejumlah perubahan kebijakan dalam menyelenggarakan pelayanan maupun sistim keamanan l di Rutan selama bulan Ramadan.

Medi menjelaskan selama bulan Ramadan, petugas penjagaan akan ditambah dengan melibatkan petugas pelayanan secara bergilir.

Selain itu untuk jadwal penitipan makanan dari pihak keluarga juga akan disesuaikan. Jika sebelumya pihak keluarga dapat menitipkan makanan dari pukul 09.00-11.00 wib, maka jadwal tersebut digeser ke pukul 14.00-17.00 wib.

"Ini kita lakukan agar makanan tersebut dapat dikonsumsi untuk berbuka puasa bagu warga binaan yang menjalankan ibdah puasa, sementara bagi warga binaan non muslim tetap kita sediakan makanan seperti biasa," tambah Mehdi.

Sedangkan untuk pelaksanaan ibadah salat tarwih berjamaah di masjid akan dilakukan secara bergiliran, selain kapasitas masjid yang terbatas, juga guna memudahkan pengawasan oleh petugas.

"Setiap hari pelaksanaan salat tarwih di masjid akan diikuti oleh dua kamar, sementara yang lain bisa melakukan salat berjamaah di kamar masing-masing," pungkasnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya