Pemukulan Anggota Dewan Dipicu Persoalan Lama

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 19-09-2015 | 20:05 WIB | 1668 klik | Nasional
<p>Pemukulan Anggota Dewan Dipicu Persoalan Lama<p>Personel Polres Kerinci, mengamankan lokasi pemukulan anggota DPRD Sungaipenuh, Fajran, Sabtu (19/9/2015). Pemukulan ini terjadi disaat deklarasi relawan pasangan calon Cawako-Cawawako Sungaipenuh, AJB-Zulhemlmi. (riko pirmando/valoranews)

VALORAnews - Kapolres Kerinci, AKBP Sri Winogroho menyampaikan, insiden pemukulan Fajran, Anggota DPRD Kota Sungaipenuh pada Jumat (18/9/2015) di Koto Baru, Kota Sungaipenuh, tidak ada kaitannya dengan politik masa kampanye Pilwako Sungaipenuh, Jambi.

"Peristiwa pemukulan anggota DPRD Sungaipenuh, Fajran, yang terjadi siang Jumat kemarin, bukanlah berkaitan dengan politik. Tetapi murni dendam pribadi, korban dengan pelaku, mereka ada hubungan keluarga," ujar AKBP Sri Winogroho didampingi Kasat Reskrim AKP Abriansyah pada wartawan, Sabtu (19/9/2015) di Mapolres Kerinci.

Pihak Polres mengatakan, proses penyelidikan dan penyidikan terus dilakukan sejak Jumat sore kemarin. Karena sudah ranahnya pidana umum. "Berdasarkan data yang kita peroleh dari TKP dan keterangan saksi, diketahui ada 5 orang diduga pelaku pengeroyokan terhadap korban, dan kelimanya masih keluarga. Untuk pidananya tetap diproses sesuai alat bukti," imbuhnya.


Hanya saja, kata dia, insiden pengeroyokan ini terjadi bertepatan dengan momen politik dan saat acara pelantikan tim pemenangan Paslon Cawako-Wawako incumbent, AJB-Zulhelmi.

"Sebelumnya juga sudah pernah terjadi perselisihan antara pihak pelaku dengan pihak korban. Jadi, kejadian kemarin adalah rembetan dari pertikaian sebelumnya," jelasnya.

Ia mengimbau pada masyarakat Koto Baru, dan masyarakat Kota Sungaipenuh, untuk sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama tahapan Pilwako 2015 berlangsung.

"Mari kita sama-sama sukseskan Pilkada ini dengan tertib, aman, damai, dan kodusif," tutupnya. (cr2)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya