Jarak Pandang di Kerinci dan Sungai Penuh hanya 200 Meter

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 19-09-2015 | 20:17 WIB | 1935 klik | Nasional
<p>Jarak Pandang di Kerinci dan Sungai Penuh hanya 200 Meter<p>Suasana Kabut Asap di Tunggu Adipura Kota Sungaipenuh, Jambi pada Sabtu (19/9/2015) siang.

VALORAnews - Udara di Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi sudah berbahaya. Sejak pagi hari hingga malam Sabtu (19/9/2015), kedua daerah itu masih diselimuti asap tebal. Bahkan ketebalan kabut asap ini, merupakan yang terparah selama beberapa pekan terakhir.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kerinci, Jon Haides dikonfirmasikan mengatakan, berdasarkan data pihaknya, jarak pandang di Kerinci dan Sungaipenuh yakni 200 meter.

"Sejak tadi pagi hingga malam ini kabut asap sangat tebal, jarak pandang hanya 200 meter," ujarnya.


Disisi lain, meski tidak memiliki alat pengukur Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kata Jon Haides, namun berdasarkan itung-itungan manual pihaknya, dipastikan kondisi udara di Kerinci dan Sungaipenuh sekarang sangat tidak sehat.

"Kalau dilihat dari jarak pandang saat ini yang hanya 200 meter, maka kadar ISPU sudah sangat tidak sehat, diatas 300," bebernya lagi.

Selain itu, tebalnya kabut asap ini, sambungnya, juga menyebabkan aktivitas bandara udara Depati Parbo Kerinci dihentikan sementara waktu.

"Aktivitas penerbangan sudah sebulan di stop sementara, hingga waktu belum ditentukan," imbuhnya. (cr2)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya