Empat Pencuri Padi Terekam CCTV

AI Mangindo Kayo | Rabu, 07-10-2015 | 17:04 WIB | 2134 klik | Nasional
<p>Empat Pencuri Padi Terekam CCTV<p>Empat pemuda warga Desa Koto Panap, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh, terekam kamera pengintai alias CCTV, saat beraksi menyikat satu karung padi warga setempat, Minggu (4/10/2015) malam. (riko pirmando/valoranews)

VALORAnews - Aksi pencurian padi di rumah Hamdan, warga Desa Koto Panap, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh, terekam kamera pengintai alias CCTV. Uniknya, empat pemuda tanggung itu, hanya mengincar satu karung padi. Diduga, padi yang dicuri itu untuk membeli minuman keras jenis tuak.

Pemilik rumah, kemudian menyebar rekaman CCTV ini disebarkan melalui jejaring sosial facebook dan youtube. Dalam video berdurasi 6 menit 59 detik tersebut, keempat pelaku dalam waktu singkat berhasil mengangkat sekarung padi, dari halaman rumah warga ke jalan raya. Kemudian, membawa kabur satu karung padi itu menggunakan sepeda motor.

Sebelum melakukan aksinya, dua orang pelaku yang datang lebih awal menggunakan sepeda motor, mengamati rumah korban. Setelah memastikan keadaan aman, datang satu sepeda motor lagi, kemudian kawanan ini langsung beraksi.


Benny Hermawan, putra Hamdan yang mengunggah video itu menyebutkan, peristiwa pencurian padi ini terjadi Minggu (4/10/2015) pukul 03:38 WIB. (Lihat videonya disini)

Selain itu, Benny juga meminta, agar video yang diberi judul maling kampungan ini disebarkan, agar pelaku pencurian menanggung malu akibat perbuatannya. "Saya sudah unggah di facebook dan youtube, " ujarnya.

Menurutunya, keempat pemuda tersebut tidak dikenalnya. "Terkait kasus ini, tidak akan melaporkan kepada pihak yang berwajib. Kita hanya ingin pelaku mendapat hukuman sosial," ungkapnya.

Padi yang dicuri lanjutnya, baru saja dipanen dan belum dibersihkan. Menurut perhitungan Beny, satu pencuri hanya mendapat uang sebanyak Rp15 ribu dari hasil kejahatan mereka. Padahal, lanjutnya, di sebelah padi tersebut, ada semen 25 zak. (cr2)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya