Diserang Kanker Langka di Usia Belia

Rian, Menunggu Korset untuk Amputasi Kaki

AI Mangindo Kayo | Rabu, 15-04-2015 | 18:22 WIB | 2003 klik | Kab. Solok
<p>Rian, Menunggu Korset untuk Amputasi Kaki<p>Kondisi terakhir Afriansyah (13), setelah pemeriksaan di Jakarta. Membutuhkan korset penahan tulang punggung dan panggulnya dengan segera untuk melakukan operasi berupa amputasi kaki kiri akibat tumor ganas yang telah menyerang kekebalan tubuhnya. (istimewa)

VALORAnews - Sering kita lupa, besarnya nikmat yang kita rasakan sehari-hari. Tak jarang kita mengeluh untuk hal-hal kecil yang kita alami. Kita tak sadar, di luar sana masih banyak orang yang bertahan dalam kekurangan, yang semangat hidupnya lebih baik dari kita.

Afriansyah (13), salah seorang mustahik Dompet Dhuafa Singgalang, asal Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Wajah sendunya tidak menampakkan kegusaran. Ia tetap sabar meski tumor ganas nan langka bersemayam di tubuhnya.

Rian, begitu ia akrab disapa, mengalami tumor ganas dengan nama ilmiah neurofibromatosis. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang amat langka terjadi pada anak-anak seusia Rian. Tumor ini merusak sistem kekebalan tubuh Rian. Akibatnya, kerangka tulang Rian rapuh dan rusak.


Sebagian besar tubuhnya telah menerima efek buruk dari tumor ini, terutama di bagian Bagian kaki dan punggung Rian. Telapak kaki dan punggungnya terlihat bengkak dan menonjol karena tulangnya yang remuk dari dalam mendesak ke kulit.

Berkat bantuan donatur dan BPJS, Rian telah melakukan pemeriksaan ke Jakarta pertengahan Maret lalu. Dari pemeriksaan tersebut, Rian diwajibkan melakukan operasi.

Melakukan operasi, berarti Rian harus merelakan anggota tubuhnya dengan ikhlas. Karena operasi yang akan dilakukan berupa amputasi kaki kirinya.

Apa daya, jika tidak segera diamputasi, tumor ini dikhawatirkan menyerang sebelah kaki Rian lainnya. Namun Rian tetap tangguh. Ia siap menghadapi operasi amputasi sebelah kakinya ini.

Meski ikhlas menguatkan diri untuk menghadapi operasi, Rian masih memerlukan penanganan khusus untuk tonjolan di kerangka tulang punggung akibat tumor yang ia derita.

Pihak Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo Jakarta, tempat Rian dirujuk, mengharuskan Rian untuk mengenakan korset khusus sebelum dan selama proses operasi Rian nantinya.

Namun biaya yang diperlukan tidak sedikit. korset khusus ini membutuhkan biaya sebesar 3,5 juta. Korset ini sangat diperlukan untuk menahan tulang punggung dan pinggul Rian agar tidak remuk selama melakukan operasi.

Lagi-lagi Rian harus menunggu, entah bagaimana ia bisa mendapat biaya sebesar itu. Selama ini Rian mengandalkan tanggungan biaya dari BPJS. Namun untuk korset ini, BPJS tidak bisa memenuhi tanggungan pembiayaan untuk Rian.

"Kami sedang melakukan pembukaan donasi untuk Rian, agar Rian segera mendapatkan penanganan sebelum tumor ini menyebar ke seluruh tubuhnya. Kami tengah mempersiapkan biaya keberangkatan Rian, meski untuk biaya korset ini donasi yang kami himpun belum mencukupi kebutuhan Rian," urai Bendahara Dompet Dhuafa Singgalang, Fera Zora.

Saat ini, Rian sangat berharap uluran kepedulian dari berbagai pihak, baik secara langsung, maupun lewat Dompet Dhuafa Singgalang. Bagi donatur yang tergugah kepeduliannya terhadap kondisi dan kesembuhan Rian, dapat menghubungi Dompet Dhuafa Singgalang via Telp 0751 40098. (relis)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok lainnya