KPU Bukittinggi Usulkan Tambahan Dana Pilkada ke Pemko

AI Mangindo Kayo | Senin, 04-05-2015 | 12:57 WIB | 1462 klik | Kota Bukittinggi
<p>KPU Bukittinggi Usulkan Tambahan Dana Pilkada ke Pemko<p>Komisioner KPU Bukittinggi, menggelar Rapat Pleno Penetapan Penetapan Program dan Rencana Kerja (Renja) 2016, Senin (13/4/2015) bertempat di ruangan Ketua KPU Kota Bukittinggi. (Humas KPU Bukittinggi)

VALORAnews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat akan mengusulkan tambahan dana pada pemerintah kota (pemko) setempat, untuk pelaksanaan pilkada 9 Desember 2015.

"Pengusulan itu akan kami sampaikan pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2015," kata Ketua KPU Bukittinggi, Lemmasrizal, Senin (4/5/15) di ruang kerjanya.

Ia menilai, dana yang telah dialokasikan oleh pemerintah kota Bukittinggi untuk pilkada sebesar Rp7,5 miliar dalam APBD 2015 tersebut, masih kurang.


"Hitungan kami, akan dibutuhkan dana sebesar Rp8,3 miliar untuk biaya pelaksanaan pilkada," katanya.

Saat ini, ungkap Lemmasrizal, dana yang telah dialokasikan sebesar Rp7,3 miliar di APBD 2015 tersebut masih tersimpan dalam kas daerah.

"Kini hanya tinggal bagaimana MoU penyerahan dana hibah Rp7,5 miliar itu dari pemko Bukittinggi ke KPU," sebutnya.

Dalam pembahasan APBD 2015 di tahun 2014 lalu, katanya, KPU telah mengusulkan dana Rp11,2 miliar untuk proses pelaksanaan pilkada, yangberpedoman kepada Undang-undang pilkada lama, yakni sebanyak dua putaran.

"Undang-undang pilkada terbaru No. 8 tahun 2015 yang hanya satu putaran itu, perkiraan dananya ya sekitar Rp8,3 miliar itu," katanya.

Pada 2015 ini, pilkada serentak juga digelar di Sumbar bersamaan dengan antara pemilihan gubernur/wakil gubernur serta kepala arah di 11 kabupaten dan dua kota. Secara nasional, akan digelar serentak di sembilan provinsi dan 268 kabupaten/kota (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Bukittinggi lainnya