Pendaftaran 10 Mei, Acara 20-23 Mei di Pulau Punjung

Kontes Lumuik Sungai Dareh Berhadiah Puluhan Juta Rupiah Digelar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 06-05-2015 | 20:51 WIB | 3129 klik | Kab. Dharmasraya
<p>Kontes Lumuik Sungai Dareh Berhadiah Puluhan Juta Rupiah Digelar<p>Sekda Dharmasraya, Benny Mukhtar menggelar jumpa pers jelang digelarnya Kontes Akik Nusantara di daerah itu bersama Kepala Cabang Bank Nagari Pulau Punjuang, Eka Andria Putra, Jufrial (staf ahli bupati) dan Budi Waluyo (Kabag Humas Pemkab Dharmasraya), Rabu (6/5/2015). (Humas Pemkab Dharmasraya)

VALORAnews -- Bicara Giok Sumatera, tentu para pencinta batu akik akan merujuk pada Lumuik Sungai Dareh. Dengan latar belakang seperti ini, Pemkab Dharmasraya sebagai lokasi asal Lumuik Sungai Dareh, tertantang untuk menggelar pameran sekaligus kontes yang akan digelar 20-23 Mei 2015, bertempat di auditorium kantor bupati Dharmasraya, Pulau Punjung.

"Pendaftaran untuk jadi peserta iven Kontes Akik Nusantara ini, dimulai pada Minggu (10/5/2015). Iven ini sekaligus untuk mengembalikan Sang Sungai Dareh ke tanah asalnya," ungkap Sekda Dharmasraya, Benny Mukhtar dalam jumpa pers, Rabu (6/5/2015) siang.

Hadir dalam jumpa pers, Kepala Cabang Bank Nagari Pulau Punjuang, Eka Andria Putra, Jufrial (staf ahli bupati), dr Armayani Rusli (direktur RSUD Sungai Dareh) dan Budi Waluyo (Kabag Humas Pemkab Dharmasraya).


Dikatakan Benny, pameran dan kontes ini digelar, setelah banyaknya masukan ke Pemkab dari berbagai komunitas Akik Lumuik Sungai Daerah. Masukan ini meminta agar diselenggarakannya sebuah iven batu akik berkelas nasional, di daerah berjuluk Ranah Cati nan Tigo ini.

"Pameran ini juga sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara 2015 yang akan digelar Polres Dharmasraya," ungkap Benny yang juga kolektor batu akik ini.

Ditambahkan Eka Andria Putra, kontes ini terbagi dalam dua kategori yaitu kelas profesional dan akik nusantara. "Untuk kelas profesional, dikhususkan untuk akik jenis Lumuik Sungai Dareh dengan kategori Pucuk Pisang dan Kumbang Jati. Biaya insert-nya sebesar Rp250 ribu sudah termasuk uji lab kekerasan batu akik," ungkap Eka.

Untuk kelas Akik Nusantara, akan dilombakan berbagai jenis namun masuk dalam kategori amatir. "Biaya insert untuk kelas Akik Nusantara ini sebesar Rp100 ribu. Jika diikutkan dalam uji lab maka biaya insert menjadi Rp250 ribu. Besar batu yang dilombakan yaitu kelas jumbo, medium dan small," tutur Eka.

Dikatakan Eka, Bank Nagari Pulau Punjung ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kontes ini, berangkat dari kepedulian akan kekayaan alam sekaligus ikut mempromosikan Dharmasraya secara lebih luas lagi melalui batu akik.

"Sebagai daerah asal akik Lumuk Sungai Dareh, Dharmasraya tentu perlu menggelar kontes batu akik ini. Jangan hanya pihak lain saja yang menggelar. Sebagai bank milik daerah, Bank Nagari terpanggil untuk ikut berperan lebih mengenalkan Dharmasraya melalui kontes batu akik ini," tutur Eka.

Iven ini, nantinya akan memerebutkan hadiah total sebesar Rp40 juta. "Dana hadiah ini bukan berasal dari APBD. Akan tetapi partisipasi dari berbagai pihak mulai dari komunitas pencinta batu akik, Bank Nagari, Polres Dharmasraya, perusahaan swasta di Dharmasraya dan sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat lainnya," tutur Eka yang menjabat bendahara panitia.

Yang istimewa dari kontes kali ini, akan digelar lelang akik. Setiap calon peserta, terang Eka, diminta memberikan harga dasar pada panitia lelang. Kemudian, batu akik yang ikut lelang tersebut, akan dipajang dalam sebuah etalase. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Kab. Dharmasraya lainnya