Skill Teknis Pengawas Pilkada Mesti Ditingkatkan

AI Mangindo Kayo | Jumat, 27-03-2015 | 10:37 WIB | 1153 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Skill Teknis Pengawas Pilkada Mesti Ditingkatkan<p>Komisioner Bawaslu Sumbar saat berdialog dengan jajaran Polda Sumbar, saat pelaksanaan pemilu 2014 lalu. (humas bawaslu)

VALORAnews - Dalam UU No 8 Tahun 2015 tentang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada), diatur mengenai adanya seorang personel pengawas untuk satu TPS. Hal ini diyakini, akan membuat potensi pelanggaran makin kecil terjadi pada saat pencoblosan maupun penghitungan suara.

"Pengawasan yang akan dilakukan Bawaslu melalui satu pengawas per TPS, tidak lain sebagai upaya kontrol Bawaslu atas proses pemilihan kepala daerah," ungkap Komisioner Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen, di sela-sela sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang melibatkan sejumlah mitra strategis Bawaslu Sumbar, di Hotel Basko, Padang, Jumat (27/3/2015).

Dikatakan, melalui sosialisasi ini, diharapkan akan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu terutama dalam memproses laporan terkait pidana pemilu. Sehingga nantinya, akan membuat rekomendasi yang dilahirkan Bawaslu, tidak bisa dimentahkan lagi oleh penyidik kepolisian.


"Masalahnya sekarang, Bawaslu masih terkendala dengan jumlah personil pengawas pemilu yang terbatas dan tidak cukup untuk mengawasi seluruh TPS yang kerap menjadi sumber pelanggaran," ungkap Surya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya